Suasana di acara itu cukup ramai. Di tengah kerumunan, Menteri Perumahan dan Permukiman, Maruarar Sirait, mengambil alih mikrofon. Gayanya khas, blak-blakan dan penuh semangat. Dia langsung menyentuh persoalan panas: Pilkada Jawa Barat.
"Coba kita lihat," ujarnya, memulai pembicaraan. "Prabowo dukung siapa? Ridwan Kamil. Jokowi dukung siapa? Ridwan Kamil. Lalu Gibran, dia dukung siapa? Ya, Ridwan Kamil juga."
Kalimat-kalimat pendek itu dilontarkannya dengan penuh keyakinan, seolah menyusun sebuah logika yang tak terbantahkan.
Namun begitu, dia tak menghindar. Justru, dia mengangkat isu yang mungkin dianggap sebagai tantangan oleh kubunya. "Nah, saya dengar kabarnya Mas Anies mendukung Pramono Anung," katanya, menyebut nama rival Ridwan Kamil.
Alih-alih tampak cemas, raut wajahnya malah berbinar. Suaranya semakin keras dan bersemangat.
"Justru itu yang bikin kita makin semangat, tahu! Untuk menang!"
Dia kemudian mengajak hadirin untuk membayangkan sebuah pertarungan. "Coba kita lihat nanti," lanjut Maruarar, "mana yang lebih kuat: PDIP yang didukung Anies, atau Ridwan Kamil yang di belakangnya ada Jokowi dan Prabowo?"
Pertanyaannya menggantung sejenak. Lalu, dia memberikan penegasan sekaligus penutup yang berapi-api.
"Jadi, kalau misalnya Mas Anies ada di pihak sana, ya sudah. Itu sama sekali nggak bikin kita grogi atau takut. Justru sebaliknya, itu bahan bakar buat kita. Bikin semangat kita berkobar-kobar!!"
Videonya sendiri menunjukkan momen itu. Sang Menteri, dengan gaya khasnya, berbicara tanpa tedeng aling-aling. Sebuah pernyataan yang jelas-jelas memanaskan atmosfer kontestasi politik di Jawa Barat.
Artikel Terkait
MUI: Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Tidak Melanggar Syariat Islam
Remaja 19 Tahun Tega Bunuh dan Cabuli Bocah SD di Makassar, Polisi Tangkap Pelaku Saat Buat Keributan
Sapi Limosin 1,2 Ton Bantuan Presiden untuk Iduladha di Karawang Sempat Stres Nyaris Serang Petugas
Polisi Maros Bekuk 10 Anggota Geng Motor yang Serang Warga dengan Panah dan Senjata Tajam