Suasana di Tobayan, Kalurahan Sendangrejo, mendadak ricuh. Dua ekor anjing liar atau setidaknya tak bertuan menerobos kandang dan memangsa kambing milik Suyudi. Kejadian dini hari Kamis itu menewaskan dua ekor kambingnya, menambah daftar korban yang sudah berjatuhan sejak Agustus lalu.
"Ini sudah yang kedua kalinya," ujar Suyudi (65) dengan nada kesal, ditemui di rumahnya Jumat pagi.
Menurutnya, total sudah empat kambing miliknya yang mati diserang. Semuanya masih anak-anak, atau biasa disebut cempe.
"Dulu di Agustus, dua ekor. Sekarang, dua lagi. Mati semua," jelasnya sambil menghela napas.
Yang bikin geram, kandang kambing itu letaknya bukan di pinggir hutan, melainkan di tengah permukiman warga. Tapi rupanya, itu tak menghalangi dua anjing itu beraksi. Mereka masuk, menerkam, dan memakan bagian hati serta jeroan korbannya. Ada yang sampai terseret keluar, ada juga yang dibunuh begitu saja di dalam.
"Sering terlihat berkeliaran di sini, tapi jelas bukan peliharaan warga sekitar. Liar, kayaknya," tambah Suyudi.
Beberapa warga sempat memergoki, tapi begitu didekati, kedua anjing itu langsung kabur. Upaya penangkapan pun mentah. "Ya pasrah. Mau gimana? Lihat orang langsung lari," keluhnya.
Bukan cuma Suyudi yang rugi. Sebelumnya, satu kambing milik tetangganya juga bernasib sama. Kerugian materi? Untuk Suyudi saja, ia menyebut angka sekitar dua juta rupiah.
Harapannya cuma satu: anjing-anjing itu segera ditangkap sebelum menimbulkan keresahan lebih jauh.
Di sisi lain, Kapolsek Minggir AKP Sanika Yuli Pramadoni membenarkan laporan ini.
"Kami sudah turun ke TKP. Untuk sementara, penyelidikan masih berjalan," kata Sanika saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, kepemilikan anjing tersebut masih menjadi tanda tanya.
"Kemungkinan besar anjing liar. Pemiliknya belum kami ketahui," ujarnya.
Sementara itu, warga Tobayan RT 01 RW 27 itu tetap waswas. Mereka menunggu tindakan, sambil berharap kejadian mengerikan di kegelapan dini hari itu tidak terulang lagi.
Artikel Terkait
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Cerah Berawan, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Ringan-Sedang
Ana/Trias Taklukan Wakil India, Lolos ke 16 Besar Indonesia Open 2026
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Saluran Irigasi Karawang, Warga Berbondong Ambil Ikan Hanyut
Bone Pertahankan Opini WTP dari BPK untuk Ke-11 Kali Berturut-turut