“Nah, kasus ketiga WNI ini tengah ditangani oleh beberapa perwakilan kita di kawasan antara lain KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, dan KJRI Jeddah,” ucapnya.
Kabar baiknya, komunikasi dengan ketiga warga telah terjalin. Dari pantauan terakhir, kondisi mereka dinyatakan aman dan sehat.
“Jadi berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi, seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman,” sambung dia.
Ada secercah harapan. Penerbangan dari Socotra mulai dibuka kembali sejak Rabu, 7 Januari. Sayangnya, pada penerbangan perdana maskapai Yemenia Airways, ketiga WNI itu belum berhasil diangkut.
“Meski pun sebetulnya namanya sudah dimasukkan oleh pihak travel dan telah diupayakan oleh perwakilan RI,” jelas Heni.
Upaya pemulangan terus digenjot. Rencananya, ada penerbangan lanjutan pada siang hari ini dan besok menuju Jeddah.
“Perwakilan kita di Muscat maupun Abu Dhabi tengah mendorong agar ketiga WNI tersebut bisa ikut dalam penerbangan tersebut,” tutur Heni.
“Dan tentunya kita akan terus mengawal kasus ketiga WNI stranded ini,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Pasien Super Flu di Yogyakarta Dinyatakan Sembuh Total
PDIP Ancang-ancang Pecat Kader yang Terjerat Korupsi Jelang Rakernas
Pandji Pragiwaksono: Ketika Panggung Komedi Jadi Ruang Kritik Terakhir
Panji Pragiwaksono Buka Kunci: Ini Alasan Sebenarnya Anies Absen di Spesial Netflix