Prabowo Ingatkan Atlet: Bonus Sea Games Bukan untuk Foya-foya

- Kamis, 08 Januari 2026 | 22:54 WIB
Prabowo Ingatkan Atlet: Bonus Sea Games Bukan untuk Foya-foya
Pesan Prabowo untuk Atlet: Bonus untuk Masa Depan

Di Istana Negara yang megah, Kamis lalu, Presiden Prabowo Subianto punya pesan khusus buat para atlet. Mereka baru saja menerima bonus usai mengharumkan nama Indonesia di Sea Games 2025. Dan pesannya sederhana, tapi penting: jangan dihambur-hamburkan.

“Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang,” ujar Prabowo di hadapan para juara itu.

Dia menekankan, uang yang diterima para atlet itu bukan sekadar upah atau bayaran. Lebih dari itu, ini adalah bentuk penghormatan negara atas kerja keras dan pengorbanan mereka. Sebuah bukti nyata bahwa bangsa ini menghargai jerih payah anak-anak terbaiknya.

Namun begitu, Prabowo juga menyelipkan nasihat. Dia meminta agar dana segar itu dipakai untuk hal-hal yang positif.

“Kita benar-benar hormati, hargai jerih payah Saudara dan kita buktikan kita memberi tabungan untuk Saudara-saudara. Dipakai untuk hal-hal yang baik. Saya titip sama Saudara-saudara, Saudara masih muda banyak ya, jangan dipakai untuk yang tidak positif,” pesannya tegas.

“Berbuat yang baik, tabung untuk orang tuamu, untuk dirimu,” tambahnya.

Pesan itu disampaikan dalam momen yang cukup membanggakan. Indonesia sukses menduduki posisi runner up di Sea Games 2025 dengan torehan fantastis: 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Pencapaian itu dihargai pemerintah dengan bonus total yang tak main-main, mencapai Rp 456 miliar.

Rinciannya begini. Untuk atlet perorangan, peraih emas dapat Rp 1 miliar. Perak Rp 315 juta, dan perunggu Rp 157,5 juta. Lumayan, kan?

Kalau atlitnya ganda, angkanya sedikit berbeda. Emas dihargai Rp 800 juta, perak Rp 252 juta, dan perunggu Rp 126 juta.

Sementara untuk tim beregu, bonusnya masing-masing Rp 500 juta (emas), Rp 220,5 juta (perak), dan Rp 110,25 juta (perunggu). Sebuah suntikan dana yang, kalau dikelola dengan bijak seperti pesan presiden, bisa jadi modal berharga untuk masa depan mereka.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar