Prabowo Ungkap Haru di Balik Gelar Rakyat Paling Bahagia

- Selasa, 06 Januari 2026 | 06:06 WIB
Prabowo Ungkap Haru di Balik Gelar Rakyat Paling Bahagia

Malam itu, Senayan ramai. Tennis Indoor Senayan menjadi tuan rumah Perayaan Natal Nasional 2025, Senin (5/1) kemarin. Tak kurang dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir memenuhi undangan.

Acara itu juga dihadiri oleh sederet nama penting dari Kabinet Merah Putih. Tampak hadir Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menko PMK Pratikno, hingga Menko Pangan Zulkifli Hasan. Dari lingkaran pertahanan dan keamanan, hadir Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga tak absen.

Dari jajaran lain, terlihat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menbud Fadli Zon, dan Menteri HAM Natalius Pigai. Lalu ada juga Kepala BRIN Arif Satria, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, serta Gubernur Jakarta Pramono Anung. Rupanya, malam itu jadi ajang silaturahmi yang cukup lengkap.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan beberapa hal penting. Mulai dari rasa syukur hingga tanggapan atas berbagai isu yang beredar.

Bersyukur untuk Kedamaian

Prabowo membuka dengan rasa syukur. Di tengah dunia yang memanas, penuh gejolak dan peperangan di berbagai wilayah, Indonesia menurutnya masih bisa menikmati kedamaian. Sebuah kondisi yang tidak bisa dianggap remeh.

“Pada kesempatan ini, saya ingin sampaikan sesungguhnya di tengah dunia, ketidakpastian penuh gejolak perang di mana-mana, kita harusnya bersyukur bahwa bangsa kita sampai hari ini mengalami keadaan damai,” kata Prabowo.

Ia mengakui, sebagai bangsa besar yang majemuk, perselisihan dan persaingan pasti ada. Namun begitu, secara umum ia merasa bangsa lain mulai melihat Indonesia sebagai contoh hidup yang saling menghormati.

“Kita mengerti negara sebesar ini pasti ada perselisihan paham, ada konflik, ada perseteruan, ada persaingan,” tambahnya.

Soal Survei Kebahagiaan yang Bikin Terharu

Lalu, ia menyinggung satu survei global. Hasil dari Harvard University dan Gallup Poll itu menempatkan Indonesia di posisi puncak sebagai negara dengan rakyat paling bahagia di dunia. Prabowo mengaku terharu mendengarnya.

“Baru saja keluar sebuah survei dunia yang dilakukan bersama oleh Harvard University dan Gallup di mana hampir 200 negara, negara yang rakyatnya setelah ditanya, menjawab bahwa rakyat tersebut mengalami bahagia negara yang paling nomor satu di dunia sekarang rakyatnya mengatakan dia bahagia adalah bangsa Indonesia,” ujarnya.

Baginya, temuan ini punya makna mendalam. Apalagi mengingat masih banyak masyarakat yang hidup sederhana. Hasil survei itu ia jadikan pendorong untuk bekerja lebih keras lagi.

Kilas Balik ‘Magang’ di Era Jokowi

Prabowo lalu bercerita tentang pengalaman pribadinya. Ia bersyukur pernah diajak bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo selama lima tahun. Masa itu ia sebut sebagai periode ‘magang’ yang berharga.

“Saya bersyukur saya mendapatkan kesempatan saya diajak bergabung dalam pemerintah Presiden Joko Widodo selama 5 tahun, selama 5 tahun saya masuk ke dalam kekuasaan eksekutif. Jadi bagi saya 5 tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran,” katanya.

Ia bahkan teringat rapat kabinet pertamanya. Saat itu, ia sempat melihat sekeliling dan berpikir.


Halaman:

Komentar