Seragam Baru Imipas Diresmikan, Menteri Agus Soroti Bintang Dua dan Bonus Pembawa Acara

- Senin, 05 Januari 2026 | 17:54 WIB
Seragam Baru Imipas Diresmikan, Menteri Agus Soroti Bintang Dua dan Bonus Pembawa Acara

Senin lalu, suasana di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terasa sedikit berbeda. Bukan hanya karena acara penguatan awal tahun yang dipimpin Menteri Agus Andrianto, tapi juga penampilan para pegawai. Mereka tampil dengan seragam baru Pakaian Dinas Harian (PDH) 1 yang rencananya akan dikenakan mulai tahun 2026 ini.

Seragam berwarna putih itu langsung menarik perhatian. Potongannya sederhana, dengan dua saku di dada dan tanda kepangkatan menghiasi pundak. Di lengan kiri, terpampang logo Kementerian, sementara lengan kanan menampilkan logo direktorat tempat si pegawai bertugas. Untuk bawahan, mereka memakai celana atau rok hitam polos.

Menurut Agus, kehadiran seragam ini bukan sekadar ganti model. Ada pesan yang ingin disampaikan.

"Penguatan awal tahun ini punya makna penting. Apalagi, kita sekarang pakai seragam baru. Seragam ini mengingatkan kita pada rekan-rekan dulu, yang pernah digunakan di lingkungan Dirjen Imigrasi," ujar Agus di hadapan jajarannya.

Ia berharap pakaian dinas itu bisa mempererat sekaligus mendukung kinerja seluruh staf. Namun begitu, Agus juga mengingatkan agar seragam itu dijaga marwahnya.

"Saya pesan kepada rekan-rekan untuk jaga marwah institusi, jabatan dan seragam. Gunakan amanah dan jabatan ini dengan baik. Ini merupakan kekuatan yang dititipkan Allah kepada kita, untuk berikan pengabdian terbaik buat bangsa dan negara," tegasnya.

Soal Pangkat dan 'Bonus' untuk Pembawa Acara

Di sisi lain, Agus sempat menyoroti hal lain yang agak menggelitik: kesetaraan pangkat di antara para pejabat strukturalnya. Ia terlihat memperhatikan perbedaan tanda pangkat yang ada.

"Ada satu lagi yang kelupaan. Ini pangkatnya beda-beda. Tadi saya sudah bisik-bisik sama pak wamen, kayanya pejabat struktural harusnya sama pangkatnya," ucap Agus sambil tertawa ringan.
"Ada yang bintang dua, ada yang bintang satu. Kalau dirjen dari luar, enggak punya pangkat, gimana lagi ini pangkatnya," imbuhnya.

Ia lalu menunjuk salah seorang pejabat dan bercanda.

"Ah, ini bintang dua pangkatnya. Ini bintang satu. Mau bintang satu atau dua?" tanya Agus.
"Bintang dua, pak," jawab pejabat itu spontan, disambut tawa hadirin.

Perhatian Menteri tak berhenti di situ. Ia juga menyoroti pembawa acara hari itu, seorang pegawai dengan golongan IIB. Agus pun memberi 'kode' untuk memberi apresiasi.

"Kasih percepatan satu kali, ya pak Asep. Soalnya jadi pembawa acara itu bukan perkara gampang. Enggak papa juga, kasih penghargaan itu," tutupnya.

Momen itu pun mengakhiri penguatan awal tahun dengan suasana yang cukup cair. Seragam baru sudah diperkenalkan, semangat dikokohkan, dan sedikit persoalan teknis seperti keseragaman pangkat mulai disinggung. Tinggal menunggu realisasinya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar