Di tengah sisa-sisa lumpur dan kerusakan, kabar baik akhirnya datang dari Aceh. Layanan telekomunikasi di wilayah yang dilanda bencana akhir November lalu, sudah berangsur pulih. Bahkan, progresnya disebut telah melampaui angka 95 persen per Senin (5/1).
Bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang menerjang pada akhir November 2025 itu sempat memutus akses komunikasi di sejumlah titik. Tapi kini, situasinya jauh lebih baik.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan kabar ini dalam acara penutupan posko pemantauan layanan di Bandung. Ia tampak optimis.
"Untuk konektivitas, hari ini sudah 95% pulih di semua operator. Harapan kami, ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh," ujar Meutya.
Pemulihan ini bukan perkara mudah. Ribuan Digital Power System (DPS) atau sistem tenaga digital sempat terdampak. Namun, upaya keras operator dan unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian berbuah hasil.
Meutya memberikan rincian yang cukup menggembirakan.
"Dari total 3.801 DPS di Aceh yang kena imbas banjir, cuma tersisa tujuh titik yang belum full recovery. Jadi bisa dibilang, infrastruktur telekomunikasinya sudah pulih di atas 95%. Saya minta ini dijaga betul. Operator sudah berusaha maksimal untuk warga Aceh," pesannya tegas.
Kehadiran perwakilan operator dalam acara tersebut menegaskan komitmen kolektif mereka. Upaya pemulihan yang digeber bersama itu intinya satu: memastikan masyarakat terdampak tidak terputus dari dunia.
Meutya tak lupa mengapresiasi jerih payah semua pihak. Menurutnya, konektivitas yang stabil adalah napas bagi proses komunikasi dan pemulihan pascabencana.
"Apresiasi setinggi-tingginya untuk kerja keras operator dan seluruh UPT di 35 provinsi. Pengalaman ini jadi evaluasi berharga, terutama untuk menyambut libur Lebaran di Maret nanti," katanya menutup.
Memang, masih ada sisa pekerjaan. Tapi angka 95% itu adalah secercah harapan yang nyata, setidaknya untuk memulihkan kembali denyut komunikasi di tanah rencong.
Artikel Terkait
Mahfud MD Soroti Aparat Penegak Hukum sebagai Akar Masalah Utama
Menko Hukum Yusril Kecam Penganiayaan Remaja oleh Oknum Brimob di Tual
Pemuda 19 Tahun Tewas Tabrak Truk Mogok di Jalan AP Pettarani Makassar
Menko Hukum Yusril Kecam Keras Penganiayaan Pelajar Maluku oleh Oknum Brimob