"Dari total 3.801 DPS di Aceh yang kena imbas banjir, cuma tersisa tujuh titik yang belum full recovery. Jadi bisa dibilang, infrastruktur telekomunikasinya sudah pulih di atas 95%. Saya minta ini dijaga betul. Operator sudah berusaha maksimal untuk warga Aceh," pesannya tegas.
Kehadiran perwakilan operator dalam acara tersebut menegaskan komitmen kolektif mereka. Upaya pemulihan yang digeber bersama itu intinya satu: memastikan masyarakat terdampak tidak terputus dari dunia.
Meutya tak lupa mengapresiasi jerih payah semua pihak. Menurutnya, konektivitas yang stabil adalah napas bagi proses komunikasi dan pemulihan pascabencana.
"Apresiasi setinggi-tingginya untuk kerja keras operator dan seluruh UPT di 35 provinsi. Pengalaman ini jadi evaluasi berharga, terutama untuk menyambut libur Lebaran di Maret nanti," katanya menutup.
Memang, masih ada sisa pekerjaan. Tapi angka 95% itu adalah secercah harapan yang nyata, setidaknya untuk memulihkan kembali denyut komunikasi di tanah rencong.
Artikel Terkait
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Malam Ini
Skripsi yang Tersandera Birokrasi: Gelar atau Gagasan?
Cinta yang Lelah di Tanah yang Terus Dijarah
Bolsonaro Terjatuh di Balik Jeruji, Dilarikan ke Rumah Sakit