Suara ledakan kembali mengguncang Lebanon pada Kamis lalu. Menurut militer Israel, serangan udara yang mereka lancarkan berhasil menewaskan seorang anggota pasukan Quds Iran. Korban dituding sebagai otak di balik rencana serangan terhadap Israel.
Identitasnya disebut sebagai Hussein Mahmud Marshad al-Jawhari. Lewat sebuah pernyataan, militer Israel mendeskripsikannya sebagai "teroris kunci" di unit operasional Pasukan Quds, yang merupakan cabang khusus Korps Garda Revolusi Iran.
Begitu bunyi keterangan resmi mereka, seperti dilansir kantor berita AFP.
Sejauh ini, Iran memang dikenal sebagai pendukung utama sejumlah kelompok militan di kawasan. Dukungan itu membentuk apa yang sering disebut sebagai poros perlawanan, dengan Hizbullah di Lebanon sebagai salah satu ujung tombaknya. Kelompok inilah yang sudah lama berhadapan langsung dengan Israel.
Artikel Terkait
Bapanas Pantau Pasar Makassar, Harga Pangan Pokok Kembali Stabil
ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Penyeberangan ke Siwa-Kolaka Sampai 10 April 2026
Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tiba di Rumah Duka di Pondok Pinang
Iran Beri Sinyal Positif, Kapal Pertamina Dipertimbangkan Lintasi Selat Hormuz