Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora, memberikan konfirmasi soal korban.
Dampak kerusakan fisik juga luas. Lima unit truk dan lima sepeda motor hangus dilalap api. Tiga bangunan usaha warga sebuah bengkel ban, tempat cuci motor, dan penampungan buah sawit ikut rata dengan tanah. Jalan lintas provinsi yang menjadi urat nadi penghubung Riau dan Jambi pun terpaksa ditutup total, memutus akses transportasi.
Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, yang langsung turun ke lokasi, menggambarkan situasi saat itu.
Saat api sudah padam dan asap mulai menghilang, proses penyelidikan segera dimulai. Tim gabungan dari Laboratorium Forensik dan unit teknis dikerahkan untuk mengolah TKP. “Penyebab pastinya masih kami selidiki,” ungkap Ino. Sementara itu, untuk menangani warga yang terdampak, posko tanggap darurat segera didirikan.
Posko itu menjadi titik kumpul bantuan, melibatkan BPBD, pemadam kebakaran, hingga puskesmas. Di balik upaya pemulihan itu, satu persoalan besar masih menggantung: kapan Blok Rokan bisa kembali berdenyut normal, dan berapa kerugian negara yang harus ditanggung akibat satu ledakan yang merusak segalanya.
Artikel Terkait
Wagub Babel Diperiksa Bareskrim, Ijazah Diklaim Cuma Belum Dilegalisir
Ketika Algoritma Menjadi Hakim Cinta: Red Flag yang Menggerus Relasi Manusia
TikTokable atau Tidak? Destinasi Hits 2026 dan Trik Simpan Video Tanpa Watermark
Pemulihan Aceh dan Sumatera: Ekonomi Kreatif dan Klinik UMKM Jadi Ujung Tombak