Hujan deras mengguyur Jakarta sepanjang hari Jumat lalu. Akibatnya, bantaran Kali Angke di Kembangan Selatan, Jakarta Barat, tak lagi mampu menahan beban. Tanah pun longsor, tepatnya di segmen Jalan H. Briti. Pemicunya jelas: erosi yang menggerogoti pinggiran aliran kali itu.
Menyikapi kejadian ini, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat langsung turun tangan. Mereka melakukan penanganan darurat sepanjang Sabtu dan Minggu.
Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, menjelaskan langkah yang diambil.
"Kami pasang tanggul kisdam dulu untuk sementara. Itu kan karung-karung berisi pasir dan tanah. Ditambah cerucuk dolken sebagai penahan, supaya longsoran susulan bisa dicegah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu kemarin.
Untuk pekerjaan darurat itu, sekitar 20 personel Pasukan Biru dari Kecamatan Kembangan dikerahkan. Hasil pendataan di lapangan cukup mencengangkan. Area yang terdampak ternyata membentang sekitar 17 meter, dengan kedalaman mencapai 4 meter.
Namun begitu, ini baru tahap awal. Purwanti menegaskan bahwa penanganan yang lebih permanen akan segera menyusul.
Artikel Terkait
Tompi Buka Suara Soal Mata Ngantuk Gibran, Pakar Lain Malah Sindir
Anies Baswedan: Jika Aturan Zonasi Ketat Diterapkan, 75 Persen Jakarta Bisa Jadi Ruang Hijau
Ijazah Jokowi Tersangkut di Polda, Sidang Citizen Lawsuit di Solo Terus Berlanjut
Prabowo Serahkan Bonus Rp 456 Miliar, Pesan Khusus untuk Atlet SEA Games