JAKARTA – Ada sedikit titik terang dari situasi bencana di Sumatera. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah pengungsi ternyata berkurang cukup signifikan. Angkanya mencapai 15.606 jiwa.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Abdul Muhari, sang Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. Ia memberikan update penanganan bencana pada Minggu (4/1/2026) lalu.
"Ada pengurangan jumlah pengungsi juga 15.606 jiwa dari Provinsi Aceh," kata Muhari.
Sebelumnya, catatan pengungsi masih memprihatinkan: 257.780 orang. Dengan adanya pengurangan ini, beban sedikit berkurang.
"Sehingga total saat ini 242.174 jiwa yang masih mengungsi," katanya menambahkan.
Namun begitu, kabar duka masih terus berdatangan. Di sisi lain, korban jiwa justru bertambah. BNPB menyatakan ada penambahan sepuluh orang yang meninggal dunia.
"Hari ini bertambah 10, menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia," ucap Muhari dengan nada berat.
Rinciannya, tiga orang ditemukan di Aceh. Kemudian lima orang di Tapanuli Selatan, dan dua orang lagi di Sumatra Barat. Meski ada tambahan korban meninggal, daftar orang hilang justru menunjukkan tren positif turun 17 orang dari hari sebelumnya.
Walau begitu, pencarian tetap tak bisa dihentikan. "Rekapitulasi nama korban yang masih dalam daftar pencarian Tim SAR gabungan itu 148 jiwa," jelasnya. Upaya evakuasi dan pemulihan, tampaknya, masih akan berlangsung lama.
Artikel Terkait
Nottingham Forest Kandaskan Porto, Lolos ke Semifinal Liga Europa
Aston Villa Hancurkan Bologna 4-0, Lolos ke Semifinal Liga Europa
Prabowo dan KSAD Bahas Capaian TNI AD: 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Tuntas dalam Tiga Bulan
IHSG Melemah Tipis ke 7.621, Tekanan Jual Masih Membayangi