Minggu pagi di kawasan Kayuringin, Bekasi, suasana Car Free Day (CFD) terasa berbeda. Bukan cuma riuh rendah pejalan kaki atau pesepeda, tapi juga ramai oleh lapak-lapak pedagang kaki lima yang berjejer rapi. Mereka memadati sisi jalan dekat Stasiun Patriot Chandrabhaga, memanfaatkan keramaian warga yang datang untuk berolahraga atau sekadar menghirup udara segar.
Kalau dulu CFD Bekasi identik dengan ruang olahraga dan rekreasi, sekarang nuansanya sudah berubah. Kawasan ini menjelma jadi pusat ekonomi warga yang cukup ramai. Pemerintah kota rupanya menangkap peluang itu. Mereka menyediakan titik-titik khusus buat berjualan, termasuk di jalur masuk CFD yang strategis. Alasannya simpel: lokasi itu pasti dilalui orang, baik sebelum mereka mulai aktivitas maupun setelahnya.
Jajanan yang ditawarkan pun beragam. Anda bisa menemukan makanan tradisional yang mengundang nostalgia, sampai minuman kekinian dengan warna-warna mencolok. Ramainya tempat ini bukan hal kebetulan. Posisinya yang tepat di pintu masuk menjadi daya tarik utama, baik bagi pengunjung yang lapar mata maupun bagi pedagang yang ingin mencari rezeki.
Rohim, salah satu pedagang di sana, mengaku lega dengan penataan ini.
Artikel Terkait
Minneapolis Bergolak Lagi, Korban Tewas dan Narasi yang Bertolak Belakang
Muhammadiyah Anggap Kritik Pandji sebagai Cermin Diri
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Warga di Aliran Sungai Sukabumi
Prabowo Beri Sinyal Reshuffle, Menteri Tak Paham Pasal 33 Dianggap Ancaman Kedaulatan