Minggu pagi di kawasan Kayuringin, Bekasi, suasana Car Free Day (CFD) terasa berbeda. Bukan cuma riuh rendah pejalan kaki atau pesepeda, tapi juga ramai oleh lapak-lapak pedagang kaki lima yang berjejer rapi. Mereka memadati sisi jalan dekat Stasiun Patriot Chandrabhaga, memanfaatkan keramaian warga yang datang untuk berolahraga atau sekadar menghirup udara segar.
Kalau dulu CFD Bekasi identik dengan ruang olahraga dan rekreasi, sekarang nuansanya sudah berubah. Kawasan ini menjelma jadi pusat ekonomi warga yang cukup ramai. Pemerintah kota rupanya menangkap peluang itu. Mereka menyediakan titik-titik khusus buat berjualan, termasuk di jalur masuk CFD yang strategis. Alasannya simpel: lokasi itu pasti dilalui orang, baik sebelum mereka mulai aktivitas maupun setelahnya.
Jajanan yang ditawarkan pun beragam. Anda bisa menemukan makanan tradisional yang mengundang nostalgia, sampai minuman kekinian dengan warna-warna mencolok. Ramainya tempat ini bukan hal kebetulan. Posisinya yang tepat di pintu masuk menjadi daya tarik utama, baik bagi pengunjung yang lapar mata maupun bagi pedagang yang ingin mencari rezeki.
Rohim, salah satu pedagang di sana, mengaku lega dengan penataan ini.
Artikel Terkait
Mentan Ancam Alihkan Anggaran Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik