Nicolás Maduro, Presiden Venezuela, dikenal keras menentang apa yang disebutnya genosida di Gaza. Solidaritasnya terhadap Palestina tak perlu diragukan lagi. Namun begitu, ada narasi lain yang beredar di sejumlah kalangan. Mereka melihat ada motif lain di balik sikap keras Caracas. Minyak, tentu saja, selalu jadi isu panas.
Di sisi lain, tak bisa dipungkiri bahwa perusahaan-perusahaan minyak besar di Amerika punya kaitan erat dengan kepentingan Yahudi. Menurut analisis beberapa pengamat, dengan menyerang Venezuela, ada dua target sekaligus yang bisa dicapai. Pertama, menguasai cadangan minyaknya yang luar biasa besar. Kedua, melumpuhkan negara sosialis kiri yang vokal menentang Israel dan kebijakan AS.
Gudang Minyak Dunia
Artikel Terkait
Proyek Perbaikan Jalan Aroepala Makassar Picu Kemacetan, Diklaim Bukan Sekadar Tambal Sulam
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada Perdagangan Kamis
Jadwal Musda Golkar Sulsel Tunggu Kepastian dari Pusat
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar