Isu tentang kewajiban mendoakan pemimpin yang zalim belakangan ini ramai diperbincangkan. Tapi, benarkah ada perintah seperti itu? Nyatanya, dalam khazanah Islam, doktrin semacam itu sulit ditemukan dasarnya. Bahkan, tak ada ulama yang mewajibkannya.
Lalu dari mana asalnya? Ini patut dipertanyakan.
Kalau kita telusuri, justru ada hadits yang menunjukkan sikap Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang lebih kompleks. Beliau tidak serta-merta mendoakan kebaikan untuk semua pemimpin. Kisahnya dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha.
Dalam sebuah riwayat, Nabi bersabda:
“Allahumma, man waliya min amri ummati syai-an fa syaqqa ‘alaihim, fasyquq ‘alaihi. Wa man waliya min amri ummati syai-an fa rafaqa bihim, farfuq bihi.”
Artikel Terkait
Tere Liye Bongkar Hitungan Nyata Sumur Bor, Soroti Isu Dana Pribadi Pejabat
Banjir Banten Melanda Jalan hingga Makam, Ratusan Warga Dievakuasi
Pesta Miras dan Joget di Halaman Puskesmas Kolut Bikin Heboh
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat 2021 di Malam Tahun Baru 2026