Selain ketiganya, ada satu orang lagi yang selamat: ASJ (22). Kondisinya masih kritis dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
“Betul, ada satu korban juga yang kondisinya masih dirawat di Rumah Sakit Koja, saat ini sedang dalam proses penanganan oleh dokter,” ujarnya.
Seno juga menyebutkan satu detail yang mengganggu. “Dari pemeriksaan awal dari kasat mata, keluar busa dari mayat tersebut.”
Di sisi lain, diketahui suami dan ayah dari korban ternyata telah meninggal sekitar setahun yang lalu. Keluarga ini seperti tak lepas dari duka.
Diduga Keracunan
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, membenarkan adanya dugaan awal. “Benar kami mendapatkan informasi terkait dugaan [keracunan], orang meninggal dunia," katanya, Jumat (2/1).
Meski begitu, polisi masih menutup rapat soal jenis racun apa yang diduga menjadi penyebab. Investigasi masih berjalan.
Handam menyambung kronologinya, “Selanjutnya dilakukan pengecekan TKP dan ditemukan 3 orang sudah dalam kondisi meninggal dunia dan korban selamat 1 orang masih dirawat intensif.”
Untuk sekarang, semua masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan lebih lanjut. Cerita lengkapnya belum terungkap.
Artikel Terkait
Tebing Ambruk di Jatinangor, Empat Pekerja Tertimbun dan Satu Tewas
Resolusi 2026: Antara Harapan Pribadi dan Panggung Media Sosial
PMI Kerahkan Alat Berat Bersihkan Ribuan Rumah Korban Bencana Sebelum Ramadan
Menkes: Hanya Empat Puskesmas yang Masih Tertutup Lumpur Pascabencana