“Seluruh badan ‘kena’, jauh lebih melumpuhkan,” katanya tegas.
Gejala yang Bikin Takut
Gejalanya jelas lebih mengkhawatirkan. Bayangkan demam tinggi yang datang tiba-tiba, suhunya bisa menyentuh 38,5 derajat Celsius atau lebih. Nyeri ototnya begitu hebat, seolah-olah badan kita remuk. Ditambah sakit kepala berat, batuk kering yang menyiksa, dan rasa lemas yang ekstrem sampai-sampai sulit untuk bangun dari tempat tidur.
“Bahkan, Super Flu juga bisa disertai mual, muntah, atau diare,” tambah Ngabila.
Durasi sakitnya pun lebih lama. Bukan cuma hitungan hari, tapi bisa sampai satu hingga dua minggu. Yang lebih berbahaya, flu jenis ini berisiko memicu komplikasi serius, misalnya radang paru atau sinusitis berat. Kelompok rentan seperti anak kecil, orang tua, ibu hamil, dan mereka yang punya penyakit bawaan, perlu ekstra waspada.
Kapan Saatnya ke Dokter?
Lalu, kapan kita harus benar-benar waspada dan mencari pertolongan medis? Ngabila memberikan beberapa tanda bahaya yang harus diwaspadai:
- Demam tinggi yang bertahan lebih dari tiga hari.
- Sesak napas, rasanya susah menarik napas dalam-dalam.
- Batuk yang bukannya membaik, malah makin berat.
- Ada rasa nyeri di dada.
- Kondisi tubuh sangat lemas, sampai malas makan dan minum.
Intinya, jangan sepelekan. Jika gejala yang muncul terasa jauh lebih berat dari flu biasa, jangan ragu untuk memeriksakan diri. Lebih baik berhati-hati daripada menyesal di kemudian hari.
Artikel Terkait
Israel Akui 151 Personel Militer Gugur Sejak Awal 2025
Bayi Patah Tulang Bahu Saat Lahir di Pengungsian, Kondisinya Kini Membaik
Cekcok Pesta Miras Berujung Maut di Jalan Sepi Madiun
Azan Berkumandang Kembali di Aceh, Usai Bencana dan Aksi Bersih-Bersih PLN