Penyelidikan pun masih terus digelar. Semua kemungkinan masih terbuka.
“Soal penyebab dan perkembangan kasus, akan kami sampaikan nanti. Tunggu saja hasil penyelidikan dan identifikasi yang lengkap. Proses masih berjalan,” kata Handam menegaskan.
Korban tewas diduga seorang ibu berusia 50 tahun, disingkat SS, beserta dua anaknya: AAJ (27) dan AAJ (13). Sementara satu anggota keluarga lain, ASJ (22), masih berjuang di rumah sakit.
“Untuk sementara, dugaan keracunan ini kami ambil berdasarkan bukti awal yang ada,” pungkas Handam.
Suasana di lokasi sudah mulai reda. Tapi tanda tanya besar masih menggantung. Apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumah keluarga itu? Hanya waktu dan penyelidikan yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
Utang Rp700 Ribu Berujung Petaka, Pemuda 18 Tahun Tewas Dijerat di Kamar Kos
Taxi Driver 3 Kuasai SBS Drama Awards, Lee Je-hoon Pecahkan Rekor Daesang
Siklon Tropis Iggy Punah dalam Sehari, BMKG: Ancaman Sudah Berakhir
Dua Penerjun Tewas di Pangandaran Usai Angin Kencang Ubah Arah Terjun