Suasana sawah di Purwodadi, Grobogan, tiba-tiba berubah mencekam. Seorang warga yang sedang asyik mencangkul tanah malah menemukan benda tak biasa: sebuah amunisi mortir ukuran 81 milimeter bermerk "Tampella". Temuan itu langsung menggemparkan warga setempat.
Peristiwa ini terjadi di Lingkungan Gempol Payung, tepatnya Senin pagi sekitar pukul sepuluh lewat lima belas. Saat itu, si pencangkul sama sekali tak menyangka pekerjaan rutinnya bakal berujung pada penemuan benda berbahaya peninggalan masa lalu.
Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto W, membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, aparat langsung bergerak cepat. TNI dan Polri bahu-membahu mengamankan lokasi, memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekat. Soalnya, risiko ledakan dari mortir semacam itu masih sangat mungkin terjadi.
“Secara sinergi, TNI-Polri mengamankan lokasi penemuan amunisi jenis mortir dengan memasang garis polisi di lokasi dan mengimbau warga agar tidak mendekat untuk menghindari bahaya ledakan,”
Ujar Ike dalam keterangannya pada Jumat (2/1).
Nah, setelah lokasi diamankan, giliran tim ahli yang turun tangan. Amunisi mortir itu kemudian diangkut oleh Tim Pemeliharaan Peralatan (Harpal) dari Kodam IV Diponegoro. Tujuannya jelas: untuk diteliti lebih lanjut dan ditindak sesuai prosedur.
“Selanjutnya, amunisi mortir 81 Tampella diamankan dan dibawa oleh Tim Harpal untuk diteliti dan ditindaklanjuti di Denpal Kodam IV Diponegoro,”
Jelas Ike lagi.
Ia pun tak lupa mengingatkan. Kepada masyarakat diimbau agar selalu waspada. Kalau menemukan benda mencurigakan atau berbahaya, jangan coba-coba mendekati apalagi memegangnya. Langsung hubungi aparat keamanan terdekat.
Untungnya, situasi kini sudah kembali normal. Aktivitas warga di sekitar lokasi temuan sudah berjalan seperti biasa. Pihak kepolisian memastikan tidak ada lagi temuan lain yang membahayakan.
“Situasi di sekitar lokasi temuan mortir saat ini sudah kondusif. Tidak ditemukan benda berbahaya lainnya dan warga dapat beraktivitas kembali,”
Demikian kata Kapolres menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Anggota Polri Meninggal dengan Luka Mencurigakan, Propam Polda Sulsel Lakukan Visum dan Pemeriksaan
Aktivis HAM Soroti Ironi Anggaran Negara Usai Tragedi Anak Meninggal karena Tak Mampu Beli Alat Tulis
AC Milan Tersungkur di San Siro, Kalah 0-1 dari Parma
Pakar Hukum Soroti Daya Paksa dan Krisis Kepercayaan Publik pada Aparat