Makanya nggak heran kalau mereka ogah libur. Sekolah libur panjang atau bulan Ramadhan pun, operasional tetep jalan. Ya wajar, cuannya deras banget. Mirip aliran Bengawan Solo yang nggak pernah berhenti.
Pantes saja anak muda tadi dan mungkin banyak rekan-rekannya jadi ngefans berat sama Presiden sekarang. Mereka memuji-muji. Ya jelas, mereka kan kebagian jatah dari “aliran Bengawan Solo” tadi. Dia bahkan bilang, anggaran MBG untuk 2026 diprediksi bakal tembus Rp 334 triliun! Angka yang sulit dibayangkan.
Ya Allah, ya Karim. Negeri ini kok bisa-bisanya begini. Sepuluh tahun Jokowi dan Luhut disebut-sebut sudah menghancurkan negeri, tapi kok cara-cara kayak gini malah diteruskan?
Gini loh, Pak, bandingkan dengan contoh sederhana. Misal saya dapat order snack untuk acara pentas seni di sebuah TK. Muridnya 50 anak. Itu orderan sekali jalan untuk satu acara.
Di kasus ini, pihak sekolah nggak perlu bayar sewa dapur. Nggak beli bahan baku, nggak urus transport, bahkan nggak bayar honor pembuat snack. Harga snack per porsi sudah include semuanya. Tanpa perlu lagi biaya tambahan macam sewa, gas, listrik, atau bayar orang pel lantai dapur yang licin.
Pengen sih percaya sama Presiden dan timnya. Tapi ini kan Indonesia. Realitanya seringkali nggak sesederhana itu. Laa haula wa laa quwwata illa billah. 😢
Ya Rabb, ya 'Azhiim, ya 'Aliim, ya Lathiif... Kami cuma bisa menitipkan para pemimpin negeri ini ke dalam lindungan-Mu.
Artikel Terkait
Menara Putih Damaskus: Titik Temu Nabi Isa dan Pasukan Terakhir
Rob Genangi Jalan Depan JIS, Pintu Air Pasar Ikan Siaga Bahaya
Panda Nababan Ungkap Perannya Bebaskan Adik Prabowo dari Rutan
Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Mulai Bangkit dari Reruntuhan Banjir Bandang