NgopiPagi: Menyulut Api Semangat di Tengah Lika-Liku Perjalanan Hidup

- Jumat, 02 Januari 2026 | 09:25 WIB
NgopiPagi: Menyulut Api Semangat di Tengah Lika-Liku Perjalanan Hidup

“Comparison is the thief of joy.”

Fokus aja sama perjalanan kita sendiri. Dengan begitu, kita bisa lebih tenang dan bersyukur. Kemajuan sekecil apapun itu patut dihargai, karena itu tandanya kita masih bergerak maju.

Semangat juga tumbuh dari keyakinan pada diri sendiri. Percaya diri bukan berarti merasa paling hebat, ya. Tapi lebih ke yakin kalau kita mampu belajar dan bangkit lagi. Muhammad Ali, sang legenda tinju, pernah berbagi pengalaman pahitnya.

“I hated every minute of training, but I said, ‘Don’t quit. Suffer now and live the rest of your life as a champion.’”

Kata-katanya mengajarkan satu hal: rasa sakit dan perjuangan hari ini bisa jadi kebanggaan besok, asal kita nggak menyerah di tengah jalan.

Dan jangan lupa, di tengah segala perjuangan, dukungan dari sekitar serta rasa syukur itu nggak boleh dilupakan. Mengingat alasan kita memulai dan orang-orang yang percaya pada kita bisa jadi suntikan energi yang luar biasa. Helen Keller, yang hidup dengan keterbatasan, punya pandangan yang dalam tentang kesulitan.

“Character cannot be developed in ease and quiet. Only through experience of trial and suffering can the soul be strengthened.”

Menurutnya, kesulitan itu bukan untuk menghancurkan kita. Justru ia membentuk karakter yang lebih kuat dan tangguh.

Pada akhirnya, semangat sejati itu bukan tentang nggak pernah jatuh. Tapi tentang selalu berusaha bangkit setiap kali terjatuh. Hidup akan terus menguji, iya. Tapi setiap langkah maju sekecil apapun itu sudah merupakan sebuah kemenangan. Selama kita mau belajar, berusaha, dan percaya, jalan pasti akan terbuka. Presiden pertama kita, Soekarno, pernah mengajak kita bermimpi tinggi.

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

Jadi, teruslah melangkah. Lelah itu wajar, tapi menyerah jangan. Coba jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk jadi versi diri yang lebih kuat, lebih bijak, dan tentu saja, lebih berani. Soalnya, semangat itu nggak diukur dari seberapa cepat kita sampai. Tapi dari keberanian untuk tetap maju.

Seperti nikmatnya menyeruput NgopiPagi dengan kopi Arabika Ciwidey yang diolah melalui proses fermentasi khusus atau yang sering disebut Wine Process. Proses yang rumit dan lebih lama ini menghasilkan profil rasa unik, mirip buah berry atau citrus, dengan aroma floral dan sensasi manis yang khas. Mirip anggur, tapi sama sekali bukan minuman beralkohol. Wajar kalau kopi specialty seperti ini harganya lebih tinggi, karena kualitas dan prosesnya juga nggak main-main.

Nah, semangat kita dalam menjalani hari semestinya juga begitu. Berkualitas, punya karakter, dan dihasilkan dari proses yang penuh ketekunan. Semangatnya para tokoh tadi bisa jadi pengingat. Yang penting kita terus maju sesuai waktu kita, istiqamah, dan jujur dalam kata dan perbuatan. Tabik.

Aendra Medita


Halaman:

Komentar