Happy New Clear 2026: Rizal Fadillah Ramal Badai Politik dan Titik Balik bagi Gibran

- Kamis, 01 Januari 2026 | 10:00 WIB
Happy New Clear 2026: Rizal Fadillah Ramal Badai Politik dan Titik Balik bagi Gibran

Rizal Fadillah Ramal Tahun 2026 Jadi Titik Kejatuhan Gibran

Pemerhati politik M Rizal Fadillah tak main-main dengan prediksinya untuk tahun baru. Lewat sebuah tulisan bertajuk “Happy New Clear 2026” yang dirilis tepat di hari pertama tahun itu, dia menyebut 2026 bakal menjadi tahun penuh bencana politik dan sosial bagi Indonesia. Namun di sisi lain, tahun yang sama juga akan menjadi momen kejernihan bagi rakyat yang selama ini gigih memperjuangkan keadilan.

Menurut Rizal, rentetan bencana alam dan sosial yang mengguncang akhir 2025 bukanlah peristiwa biasa. Itu adalah peringatan dari Yang Maha Kuasa, sayangnya diabaikan begitu saja oleh para penguasa. Dia melihat para elite politik dan ekonomi justru bersikap arogan, asyik menikmati puncak kekuasaan, sementara rakyat di bawah semakin terpuruk.

Kritiknya pun mengeras. Rizal secara terbuka menuding Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin yang dianggapnya memerintah dengan “sejuta kepalsuan dan penipuan”. Isu ijazah, misalnya, dia klaim kini semakin ‘clear’ atau terang benderang sebagai ijazah palsu. Bukan itu saja, Rizal meyakini keterbukaan soal ijazah itu bukanlah bentuk kesadaran, melainkan murni keterpaksaan karena tekanan dari Kepolisian.

Tak cuma Jokowi, mantan Rektor UGM Pratikno juga ikut disorot. Rizal menuding Pratikno sebagai aktor intelektual yang berperan dalam penggunaan ijazah tersebut sejak Jokowi masih menjabat Wali Kota, Gubernur, hingga naik ke kursi presiden. Tentu saja, ini semua disampaikan sebagai analisis dan opini pribadinya.


Halaman:

Komentar