Rizal Fadillah Ramal Tahun 2026 Jadi Titik Kejatuhan Gibran
Pemerhati politik M Rizal Fadillah tak main-main dengan prediksinya untuk tahun baru. Lewat sebuah tulisan bertajuk “Happy New Clear 2026” yang dirilis tepat di hari pertama tahun itu, dia menyebut 2026 bakal menjadi tahun penuh bencana politik dan sosial bagi Indonesia. Namun di sisi lain, tahun yang sama juga akan menjadi momen kejernihan bagi rakyat yang selama ini gigih memperjuangkan keadilan.
Menurut Rizal, rentetan bencana alam dan sosial yang mengguncang akhir 2025 bukanlah peristiwa biasa. Itu adalah peringatan dari Yang Maha Kuasa, sayangnya diabaikan begitu saja oleh para penguasa. Dia melihat para elite politik dan ekonomi justru bersikap arogan, asyik menikmati puncak kekuasaan, sementara rakyat di bawah semakin terpuruk.
Kritiknya pun mengeras. Rizal secara terbuka menuding Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin yang dianggapnya memerintah dengan “sejuta kepalsuan dan penipuan”. Isu ijazah, misalnya, dia klaim kini semakin ‘clear’ atau terang benderang sebagai ijazah palsu. Bukan itu saja, Rizal meyakini keterbukaan soal ijazah itu bukanlah bentuk kesadaran, melainkan murni keterpaksaan karena tekanan dari Kepolisian.
Tak cuma Jokowi, mantan Rektor UGM Pratikno juga ikut disorot. Rizal menuding Pratikno sebagai aktor intelektual yang berperan dalam penggunaan ijazah tersebut sejak Jokowi masih menjabat Wali Kota, Gubernur, hingga naik ke kursi presiden. Tentu saja, ini semua disampaikan sebagai analisis dan opini pribadinya.
Artikel Terkait
Malioboro Tetap Ramai di Siang Hari Pertama 2026, Wali Kota Pantau dengan Boncengan Motor
Mulai 2026, Pelaku Kejahatan Bisa Dihukum Kerja Sosial, Bukan Penjara
Kembang Api di Vila Bali Picu Kebakaran, Kerugian Capai Rp 3 Miliar
Bisik-Bisik 10.000 Bitcoin dan Awan Kelabu The Fed di Ambang 2026