Tahun baru 2026 tak membawa kedamaian. Justru, saling tuduh antara Rusia dan Ukraina kian memanas, dengan klaim serangan terhadap warga sipil dari kedua belah pihak. Menurut laporan Reuters, pihak Rusia menyebut sebuah hotel di Kherson wilayah yang mereka duduki menjadi sasaran Ukraina. Di sisi lain, Ukraina menuding Rusia gencar menyerang sektor pembangkit energi mereka.
Suasana malam pergantian tahun digambarkan suram oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Melalui aplikasi Telegram, ia menyampaikan kekecewaannya.
"Saat tahun baru, Rusia seperti membawa perang ke Ukraina, ada 200 drone serang diluncurkan ke Ukraina pada malam hari,"
Zelensky tak berhenti di situ. Ia menekankan betapa krusialnya dukungan sekutu, terutama untuk memperkuat sistem pertahanan udara yang terus menerus diuji.
"Sekutu kita punya perlengkapan yang kita tidak punya. Kita berharap, semua yang telah disepakati dengan Amerika Serikat pada akhir Desember kemarin akan tiba tepat waktu,"
Namun begitu, narasi dari pihak Rusia sama sekali berbeda. Mereka justru menuding Ukraina sebagai dalang serangan mematikan di Kherson. Menurut klaim mereka, sebuah serangan drone menewaskan 24 orang yang sedang berkumpul merayakan tahun baru di sebuah hotel dan kafe. Korban luka-luka disebutkan mencapai 50 orang.
Insiden ini langsung dimanfaatkan oleh otoritas pendudukan setempat. Gubernur pro-Rusia, Vladimir Saldo, tak menyia-nyiakan kesempatan untuk melontarkan tuduhan pedas.
"Serangan ini memecah perhatian terkait kegagalan militer Ukraina di garis depan. Lalu, rezim Kiev mencoba membuktikan kemampuannya lewat aksi-aksi teroris,"
Jadi, di hari pertama tahun 2026 ini, yang terdengar bukanlah suara terompet atau sorak-sorai. Melainkan dentuman, tudingan, dan ratapan korban dari dua sisi yang terus bertikai. Perang kata-kata berjalan beriringan dengan perang di lapangan, saling mengisi dalam lingkaran kekerasan yang tiada habisnya.
Artikel Terkait
Pengamat Apresiasi Penetapan Tersangka Narkoba Mantan Kapolres Bima Kota
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Lamongan Saat Coba Tolong Teman
Delapan Rumah Hangus Terbakar di Permukiman Padat Makassar, Diduga Dipicu Mainan Api Anak
Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H Malam Ini