Kasus tudingan ijazah palsu yang melibatkan nama Presiden Joko Widodo bakal memasuki babak baru. Polda Metro Jaya akhirnya menggelar perkara khusus terkait laporan itu. Jadwalnya sudah ditetapkan: Senin, 15 Desember 2025 mendatang, tepatnya pukul 10.00 WIB.
Permintaan untuk gelar perkara ini datang dari pihak tersangka, Roy Suryo dan kawan-kawannya. Rencana ini diumumkan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, di Mapolda pada Sabtu (13/12).
“Diagendakan hari Senin, tanggal 15 Desember sekitar pukul 10.00 akan dilaksanakan gelar perkara khusus atas permintaan tersangka Roy Suryo dan kawan-kawan,” jelas Budi.
Menurutnya, acara ini nggak cuma dihadiri internal kepolisian. Bakal ada juga perwakilan dari berbagai lembaga eksternal yang diundang. Tujuannya jelas, untuk memastikan transparansi proses hukum yang sedang berjalan.
“Jadi hari Senin akan dilaksanakan gelar khusus. Akan dihadiri pihak internal maupun eksternal. Sebagai contoh, dari Itwasum, Propam, Divkum. Dari eksternal ada Kompolnas dan Ombudsman,” ucap Budi melanjutkan penjelasannya.
Permintaan dari Pihak Tersangka
Sebenarnya, wacana untuk menggelar perkara khusus ini sudah mengemuka sejak beberapa bulan lalu. Tepatnya pada 21 Juli 2025, Roy Suryo, dr. Tifa, dan Rismon Sianipar secara resmi mengajukan permohonan.
Surat mereka ditujukan ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Intinya satu: meminta kasus laporan terhadap Jokowi itu dibuka dan dibahas dalam forum gelar perkara khusus. Permintaan itu kini dikabulkan.
Perkembangan terakhir, Roy Suryo bersama tujuh orang lainnya sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Penetapan itu terjadi pada November 2025 lalu, yang kemudian diikuti dengan permintaan gelar perkara ini. Menarik untuk dilihat bagaimana dinamika persidangan nanti bakal berjalan.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu