Di sisi lain, nada kritiknya terasa personal. Ada sindiran pedas yang terlontar. "Gak Bapaknya gak anaknya ijazahnya gak jelas…," tulisnya di unggahan yang sama. Seolah ingin memperkuat argumen, ia menyelipkan pepatah lama: "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya."
Bagi yang penasaran dan ingin menyelami lebih dalam klaim-klaim Rismon, ia mengarahkan pembaca pada bukunya. "Bisa dicek di bawah," katanya singkat.
Polemik ini, mau tak mau, kembali menyulut perdebatan lama yang tak kunjung padam. Namun begitu, satu hal yang pasti: di tahun politik 2026, suara-suara kritis seperti ini mungkin akan semakin sering kita dengar.
Artikel Terkait
Gudeg Rp 85 Ribu di Malioboro Bikin Netizen Heboh, Begini Tanggapan Pejabat
Setengah Juta Orang Serbu Jogja di Malam Tahun Baru, Sampah Justru Turun
Longsor Mengganas: Bencana Paling Mematikan Sepanjang 2025
Ribuan Pengunjung Ragunan Terjebak Macet Usai Serbu Hari Pertama 2026