Di sisi lain, nada kritiknya terasa personal. Ada sindiran pedas yang terlontar. "Gak Bapaknya gak anaknya ijazahnya gak jelas…," tulisnya di unggahan yang sama. Seolah ingin memperkuat argumen, ia menyelipkan pepatah lama: "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya."
Bagi yang penasaran dan ingin menyelami lebih dalam klaim-klaim Rismon, ia mengarahkan pembaca pada bukunya. "Bisa dicek di bawah," katanya singkat.
Polemik ini, mau tak mau, kembali menyulut perdebatan lama yang tak kunjung padam. Namun begitu, satu hal yang pasti: di tahun politik 2026, suara-suara kritis seperti ini mungkin akan semakin sering kita dengar.
Artikel Terkait
PSM Makassar Gagal Maksimalkan Kandang, Ditahan Imbang Persis Solo
Drama Injury Time, Dortmund Hancurkan Stuttgart 0-2
Polda Sumsel Kerahkan 2.671 Personel Amankan Ibadah Paskah
Real Madrid Tumbang Dramatis di Kandang Mallorca