Heboh lagi di linimasa. Klaim tentang video tak senonoh yang melibatkan "empat wanita bersaudara" tiba-tiba membanjiri X, TikTok, dan Telegram. Narasinya sensasional banget, bikin penasaran. Tapi, jangan buru-buru percaya.
Sampai detik ini, mana ada klarifikasi resmi? Nol. Sumber tepercaya pun belum ada yang membenarkan. Menurut beberapa pengamat, ini lebih mirip jebakan klasik: umpan klik. Tujuannya cuma satu, narik perhatian buat disuruh ngeklik tautan yang ujung-ujungnya bahaya.
Pola kayak gini sih udah basi, tapi masih aja efektif. Judulnya dibuat provokatif, janjinya menggiurkan akses video eksklusif! Tapi begitu diklik, kamu malah diarahin ke situs atau grup aneh. Bukan konten yang didapat, justru risiko pencurian data, akun dibajak, atau malah ketemu iklan ilegal.
Nah, para ahli keamanan siber sudah sering mengingatkan. Jangan asal klik tautan viral, apalagi yang sumbernya gelap. Risikonya ganda. Selain ancaman teknis seperti malware, menyebar atau bahkan cuma mengonsumsi konten pornografi itu sendiri bisa kena pasal. UU ITE dan UU Pornografi itu nyata, lho.
Artikel Terkait
Video Viral Jule-Yuka di Hotel: Hoaks atau Jebakan Berbahaya?
Di Balik Sapuan Pagi: Kisah Petugas PPSU yang Bekerja dengan Perut Kosong
Seniman Angkat Kaki, Kennedy Center Berganti Nama dalam Kontroversi Politik
Happy New Clear 2026: Rizal Fadillah Ramal Badai Politik dan Titik Balik bagi Gibran