Siklon Tropis Fina Berkekuatan, BMKG Siagakan Maluku dan NTT Hadapi Cuaca Ekstrem

- Rabu, 19 November 2025 | 13:48 WIB
Siklon Tropis Fina Berkekuatan, BMKG Siagakan Maluku dan NTT Hadapi Cuaca Ekstrem
BMKG Naikkan Status Jadi Siklon Tropis Fina, Maluku dan NTT Siaga Cuaca Ekstrem

BMKG Naikkan Status Jadi Siklon Tropis Fina, Maluku dan NTT Siaga Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi meningkatkan status Bibit Siklon Tropis 97S menjadi Siklon Tropis Fina. Peningkatan status ini ditetapkan pada Selasa, 19 November 2025, pukul 01.00 WIB, disertai dengan rilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Apa Itu Siklon Tropis?

Siklon tropis merupakan sistem badai besar yang bersirkulasi dan terbentuk di atas perairan laut hangat di daerah tropis. Fenomena cuaca ini dicirikan oleh adanya pusat tekanan rendah yang dikelilingi oleh angin berkecepatan sangat tinggi serta hujan lebat yang berputar mengelilingi inti badai, yang dikenal sebagai mata siklon.

Proyeksi Intensitas dan Peringatan Dini

Berdasarkan analisis terbaru, Siklon Tropis Fina yang terpantau berada di perairan Laut Arafuru diprakirakan akan terus mengalami penguatan intensitas. Dalam kurun waktu 24 jam ke depan, siklon ini berpotensi meningkat hingga mencapai kategori 2 pada skala intensitas siklon tropis.

Peringatan Dini yang Berlaku:

  • Potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang di wilayah Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Gelombang laut dengan ketinggian berbahaya, mencapai 1,5 hingga 4,0 meter, diperkirakan terjadi di Laut Arafuru.

Imbauan Resmi untuk Masyarakat

Menyikapi pertumbuhan Siklon Tropis Fina yang dinilai cepat dan ancaman peningkatannya, BMKG mengeluarkan imbauan resmi. Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan.

"Kami meminta seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan di wilayah yang terdampak, khususnya di Maluku dan NTT, untuk secara serius meningkatkan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Tujuannya adalah untuk meminimalisir segala risiko dan dampak yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem ini," tegas Andri dalam pernyataannya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal-kanal resmi yang disediakan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar