Sejak hujan reda sekitar pukul enam sore, suasana di Jalan Braga, Bandung, perlahan berubah. Trotoar yang tadi sepi mulai dipenuhi orang. Mereka datang berduyun, menandai malam pergantian tahun 2026 di jalan ikonik itu.
Suasananya santai saja. Kebanyakan orang cuma jalan-jalan, ngobrol, atau berburu foto di spot-spot yang menarik. Deretan kafe dan restoran di sepanjang jalan itu pun ikut ramai, dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati makan malam atau sekadar menyeruput kopi.
Meski ramai, lalu lintas untuk kendaraan masih bisa berjalan. Kendati begitu, dari arah Jalan ABC sudah terlihat antrean panjang. Untuk mengantisipasi hal lain, aparat kepolisian dan petugas Satpol PP terlihat berjaga di beberapa titik strategis.
Di sisi lain, area depan Taman Braga justru ditutup total. Rupanya, ada persiapan untuk acara hiburan malam nanti. Lampu sorot warna-warni dari sana sudah mulai menyala, menarik perhatian para pengunjung yang lewat.
Yang menarik, malam itu terasa cukup hening dari suara ledakan. Tidak terdengar bunyi kembang api sama sekali, dan sepanjang pengamatan, tak ada satu pun penjual kembang api terlihat di sekitar lokasi.
Suara yang justru mendominasi adalah terompet tahun baru.
Dentangnya saling bersahutan, berasal dari para penjual di pinggir jalan dan dari anak-anak yang asyik meniupnya sambil tertawa.
Artikel Terkait
Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Aceh dan Sumut
Kematian Bos Kartel El Mencho Picu Gelombang Kekerasan di Meksiko
LPDP Perketat Pengawasan, 600 Penerima Beasiswa Diselidiki atas Dugaan Pelanggaran