Tinjau Jembatan di Tapteng, Prabowo Soroti Warna dan Program MBG
Rabu (31/12) siang, suasana di sekitar Jembatan Bailey Sungai Garoga, Tapanuli Selatan, tampak berbeda. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan menarik perhatian warga. Ia datang untuk melihat langsung progres pembangunan jembatan yang dikerjakan gabungan TNI, Polri, Kementerian PU, dan BNPB.
Dari dekat, besi-besi penyangga jembatan itu terlihat berkarat. Prabowo pun menyampaikan catatan. "Ini perlu dipercantik," ujarnya, sambil memandangi struktur baja. Lalu, dengan nada bertanya, ia menambahkan, "Cocoknya warna apa?"
Dalam kunjungan itu, Prabowo tak sendirian. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mendampinginya. Juga hadir sejumlah pejabat tinggi seperti Seskab Teddy Indra Wijaya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Mendagri Tito Karnavian, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, serta KSAD Maruli Simanjuntak.
Mereka berdiskusi singkat tentang perkembangan pengerjaan. Sjafrie Sjamsoeddin sempat menanyakan durasi penugasan kepada seorang anggota di lokasi.
"Sudah berapa lama di sini?" tanya Sjafrie.
"Siap, enam hari," jawab anggota tersebut.
Usai berbincang, Prabowo berjalan kaki menelusuri area. Ia bahkan menjajal kekokohan jembatan bailey tersebut dengan berjalan di atasnya.
Perhatiannya kemudian beralih ke sekumpulan anak-anak yang menyaksikan kegiatan itu. Dengan santai, Prabowo mendekat dan menyapa mereka. Pertanyaannya langsung ke pokok program prioritasnya: bantuan pangan.
"Sudah dapat MBG belum?" tanya Prabowo, menyinggung program Makanan Bergizi Gratis.
Hingga momen terakhir dilaporkan, presiden masih berada di lokasi untuk melanjutkan peninjauan. Kunjungan ini menunjukkan perhatiannya pada dua hal: infrastruktur darurat dan kesejahteraan anak-anak di daerah.
Artikel Terkait
Ricky Pratama Dilaporkan ke Polda Sulsel atas Dugaan Penganiayaan
Ledakan Petasan di Grobogan Lukai Tiga Anak dan Rusak Rumah
Pemain Timnas Indonesia Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan di Makassar
Polri Tegaskan Tak Ada Kekebalan Hukum, Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba