Brigjen TNI Donny Pramono, sang Kadispenad, akhirnya memberikan penjelasan. Soal apa? Tentang kesiapan pasukan TNI yang akan dikirim ke Gaza. Menurutnya, sekitar 8.000 prajurit itu dijadwalkan berangkat antara April hingga Juni 2026. Itu timeline-nya.
"Adapun timeline yang disusun adalah pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi hingga Februari," ujar Donny lewat pesan singkat, Senin (16/2/2026).
Dia melanjutkan, gelar kesiapan pasukan akan digelar akhir Februari. "Sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026 dan seluruh elemen 8.000 personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026," jelasnya.
Tapi, tunggu dulu. Meski jadwal sudah dirancang sedemikian rupa, Donny menegaskan bahwa belum ada kepastian tanggal yang mutlak. Semuanya masih menggantung. Menunggu apa? Menunggu keputusan politik dari Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Pemerintah Percepat Fasilitas Kesehatan Penunjang IKN di Penajam Paser Utara
Gubernur DKI: Ukhuwah Islamiyah Bisa Cegah Perang Berkepanjangan di Timur Tengah
Politisi Desak Penegakan Hukum atas Intimidasi Petugas Kebersihan di Cengkareng
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan, Waspadai Panas Dalam hingga Heatstroke