Di sisi lain, kota ini juga menunjukkan taring di bidang reformasi hukum. Mereka berhasil meraih predikat Indeks Reformasi Hukum bernilai AA. Predikat tinggi ini dianggap sebagai kunci untuk menciptakan iklim daerah yang lebih aman dan kondusif bagi warganya.
Menurut Abdul Rachmat, semua ini berfondasikan disiplin tinggi dalam tata kelola pemerintahan. Hal itulah yang membuat arah pembangunan Kota Bogor selaras dengan program Asta Cita yang dicanangkan.
Katanya lagi.
Ia melihat capaian ini sebagai modal berharga untuk melangkah ke tahun 2026. Tapi, ada catatan penting. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dinilai mutlak agar pembangunan yang sudah berjalan ini bisa terus berlanjut dan berkelanjutan.
tegas Abdul Rachmat menutup pernyataannya.
Kemampuan Bogor beradaptasi dengan zaman, sambil tetap memegang teguh identitas lokalnya, akan menjadi kekuatan penentu. Inilah yang akan membawa kota ini menuju masa depan yang tidak hanya berdaya saing, tapi juga berkeadaban.
Artikel Terkait
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen
Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia Usai Kalahkan Denmark Lewat Adu Penalti
Pemerintah Terapkan WFH Sehari Seminggu bagi ASN, Berlaku Setiap Jumat
Indonesia Kuasai 60% Pasar Sawit Global, tapi Harga Masih Ditentukan Luar Negeri