Minggu lalu, tepatnya tanggal 28 Desember, sebuah kereta yang mengangkut sekitar 250 penumpang mengalami kecelakaan di Meksiko. Kereta itu anjlok. Akibatnya, lima belas orang dilaporkan menderita luka-luka.
Menurut informasi yang beredar, lokomotifnya keluar dari rel saat melintasi kawasan Oaxaca di bagian selatan. Yang menarik, kereta ini dioperasikan langsung oleh Angkatan Laut Meksiko.
Gubernur Oaxaca, Salomon Jara, mengonfirmasi jumlah korban.
"Lima belas orang terluka," ujarnya, seperti dilansir kantor berita AFP pada Senin (29/12).
Rute perjalanan kereta ini cukup panjang, membentang dari Teluk Meksiko hingga ke Samudra Pasifik. Fungsinya ganda: mengangkut penumpang sekaligus barang.
Jalur ini sendiri sebenarnya baru diresmikan tahun lalu, tepatnya 2023. Dulu, proyek infrastruktur besar ini digadang-gadang sebagai salah satu andalan pemerintahan presiden saat itu, Andres Manuel Lopez Obrador. Tujuannya jelas: mendongkrak pembangunan di wilayah tenggara Meksiko yang kerap tertinggal. Nah, kini insiden ini tentu menyisakan tanda tanya.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Tembak Warga Sipil di Jayapura, Korban Selamat
BMKG Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor di Makassar dan Sejumlah Wilayah Sulsel
Kadin Sultra Bagikan 12.000 Paket Sembako Murah Jelang Ramadan
IPK Indonesia Anjlok ke 34, Persepsi Dunia Usua Jadi Pemicu Utama