Muhammad Jafar. Namanya mungkin tak dikenal banyak orang, tapi aksinya di hari naas itu sungguh luar biasa. Saat banjir bandang menerjang kampungnya di Aceh, sementara warga lain berusaha menyelamatkan diri, pemuda ini justru berlawanan arah. Ia bolak-balik menembus arus deras yang menghanyutkan segalanya.
Menurut sejumlah saksi, Jafar tak kenal lelah. Dengan tenaga dan nyali yang sulit dibayangkan, ia berhasil membawa lebih dari seratus warga ke tempat aman. Yang membuatnya makin istimewa, semua itu dilakukannya tanpa ada kamera yang merekam, tanpa sorotan media. Murni dari hati.
Kisahnya mengingatkan kita pada satu hal sederhana: pahlawan sesungguhnya tak selalu berbalut seragam resmi. Kadang, mereka hanya bermodal keberanian dan rasa kemanusiaan yang besar. Di tengah bencana yang memporak-porandakan itu, secercah harapan justru datang dari seorang pemuda biasa.
Tanpa banyak bicara. Hanya bertindak. Dan nyawa-nyawa pun tertolong.
Artikel Terkait
Akses Jalan Utama di Aceh Pulih Bertahap Pasca Bencana 2025
Kemen HAM Soroti Gangguan Cuci Darah Pasien Gagal Ginjal Akibat Nonaktif BPJS
Banjir di Kendal Mulai Surut, 1.300 Rumah Terdampak
Mantan Menag Yaqut Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka Korupsi Kuota Haji