Gelar atau Pengalaman? Generasi Muda Kini Lebih Memilih Langsung Bekerja

- Senin, 29 Desember 2025 | 02:06 WIB
Gelar atau Pengalaman? Generasi Muda Kini Lebih Memilih Langsung Bekerja

Generasi Muda dan Pilihan yang Berubah

Pola pikir generasi muda soal masa depan tampaknya sedang bergeser. Dulu, kuliah seolah jadi satu-satunya jalan menuju kesuksesan. Tapi sekarang? Banyak lulusan SMA atau SMK justru memilih untuk langsung terjun ke dunia kerja. Mereka tak buru-buru mendaftar ke perguruan tinggi.

Alasannya beragam, tapi yang paling sering disebut adalah urusan ekonomi. Biaya kuliah mahal, kebutuhan hidup makin tinggi faktor-faktor ini mendesak sebagian anak muda untuk cepat mandiri. Bekerja lebih awal dianggap solusi yang realistis. Selain bisa membantu keuangan keluarga, mereka juga bisa memenuhi kebutuhan pribadinya sendiri.

Menurut sejumlah saksi, dunia kerja sekarang juga sudah berbeda. Industri banyak memburu keterampilan praktis dan pengalaman nyata, bukan cuma gelar. Kemampuan adaptasi jadi nilai plus. Ditambah lagi, hadirnya platform digital dan pelatihan daring membuka banyak pintu. Sertifikasi berbasis keahlian tertentu seringkali lebih dihargai ketimbang ijazah formal.

Di sisi lain, ada keraguan yang mengendap tentang relevansi kuliah. Banyak yang khawatir: habis lulus nanti malah susah cari kerja. Fenomena pengangguran terdidik itu nyata, dan itu bikin mereka berpikir ulang. Daripada menunggu lama, membangun pengalaman kerja sejak dini dianggap lebih menguntungkan. Pengalaman itu modal berharga untuk bertahan di pasar kerja yang makin ketat.

Namun begitu, tentu saja pilihan ini tak bisa disamaratakan. Setiap jalan punya plus minusnya sendiri. Kuliah tetap penting, terutama untuk bidang-bidang yang memang butuh keahlian akademik mendalam seperti kedokteran atau hukum. Tapi bagi yang ingin belajar langsung dari lapangan, bekerja lebih awal bisa jadi langkah strategis. Mereka belajar sambil terjun, bertahap, dan merasakan sendiri dinamika dunia profesional.

Pada akhirnya, pergeseran ini cermin dari realitas sosial-ekonomi yang dihadapi anak muda zaman sekarang. Yang penting bukan jalur mana yang diambil, tapi kesiapan mental dan komitmen untuk terus berkembang. Di era yang serba cepat ini, kemampuan belajar dan beradaptasi adalah kunci di mana pun mereka memulai.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar