Reaksi warganet pun beragam. Ada yang merasa jijik dengan perlakuan berlebihan itu.
Komentar lain lebih keras, menyentil soal kepemimpinan.
Polemik ini seperti dua sisi mata uang yang sama. Di satu sisi, duka dan nestapa yang masih menyelimuti Sumatra. Di sisi lain, sorotan pada kehidupan "kerajaan" hewan peliharaan di istana. Masyarakat seolah diajak melihat dua realitas yang berjalan beriringan, namun sama sekali berbeda nadanya. Dan di tengah semua itu, pertanyaan tentang prioritas dan empati terus bergema, lebih nyaring dari sekadar deringan notifikasi di linimasa.
Artikel Terkait
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perairan Mentawai, Belum Ada Laporan Kerusakan
PSM Makassar Ditahan Imbang Persis Solo 1-1 di BRI Liga 1
Minibus Mogok di Rel Ditabrak Kereta Api Putri Deli di Kisaran, Sopir Selamat