Menurutnya, langkah ini diambil untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus memberikan ketenangan bagi jemaat. Dengan begitu, ibadah bisa berlangsung lancar dan khidmat.
Namun begitu, Dandim Redi menekankan bahwa keamanan bukanlah tanggung jawab tunggal TNI atau Polri. Ia justru mengajak semua pihak untuk bergotong royong.
Ia pun menutup pernyataannya dengan doa. "Semoga perayaan Natal tahun ini membawa berkah bagi kita semua," pungkasnya.
Jadi, kehadiran seragam hijau di tengah perayaan itu bukan sekadar patroli rutin. Lebih dari itu, ia adalah simbol komitmen untuk menjaga kerukunan sebuah tugas yang diemban bersama di bumi Mimika.
Artikel Terkait
Spanyol Hancurkan Serbia 3-0 dalam Uji Coba, Oyarzabal Cetak Brace
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Tembus Rp2,8 Jutaan per Gram
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 GP Amerika