Polandia Kerahkan Jet Tempur Usir Pesawat Pengintai Rusia di Atas Baltik

- Jumat, 26 Desember 2025 | 06:48 WIB
Polandia Kerahkan Jet Tempur Usir Pesawat Pengintai Rusia di Atas Baltik

Ketika pesawat pengintai Rusia terpantau melintas di Laut Baltik, Kamis lalu, reaksi Polandia datang dengan cepat. Jet tempur mereka langsung dikerahkan. Tujuannya jelas: mencegah pesawat asing itu mendekati wilayah udara mereka.

Menurut pernyataan resmi militer Polandia, insiden itu terjadi di perairan internasional.

"Pagi ini, di atas perairan internasional Laut Baltik, jet tempur Polandia mencegat, mengidentifikasi secara visual, dan mengawal keluar dari wilayah tanggung jawab mereka sebuah pesawat pengintai Rusia yang terbang di dekat perbatasan wilayah udara Polandia," begitu bunyi pernyataan mereka.

Ini bukan kali pertama, tentu saja. Negara-negara NATO di kawasan timur sudah lama waspada. Kesiapsiagaan mereka meningkat drastis sejak September lalu, ketika tiga jet militer Rusia nekat melanggar wilayah udara Estonia. Mereka bertahan di sana selama dua belas menit yang menegangkan. Dan itu terjadi hanya beberapa hari setelah lebih dari dua puluh drone Rusia masuk ke langit Polandia.

Rusia bukan satu-satunya sumber masalah. Ada lagi gangguan yang datang dari arah Belarus. Biro Keamanan Nasional Polandia melaporkan, beberapa lusin objek asing telah memasuki wilayah udara mereka dari sana. Empat di antaranya diduga kuat adalah balon penyelundup.

Nah, yang menarik adalah waktu kejadiannya. Menurut analisis mereka, insiden ini terjadi di musim liburan. Ditambah dengan pola aktivitas pesawat Rusia di Baltik, serta kejadian serupa baru-baru ini di Lituania, semuanya mengarah pada satu kemungkinan.

"Ini bisa jadi provokasi yang disamarkan sebagai operasi penyelundupan biasa," demikian penilaian pihak berwenang Polandia.

Sampai berita ini diturunkan, Kedutaan Besar Belarusia dan Rusia di Warsawa belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Soal balon ini, Lituania sudah merasakan dampaknya langsung. Lalu lintas udara mereka kerap kacau karena objek-objek itu, bahkan bandara Vilnius sempat ditutup. Pemerintah Lituania bersikeras bahwa balon-balon itu dikirim oleh penyelundup rokok dan merupakan bagian dari serangan hibrida yang didalangi Belarus sekutu dekat Moskow. Tapi Minsk membantah semua tuduhan itu. Mereka cuci tangan.

Di Polandia sendiri, langkah antisipasi sudah diambil. Untuk sementara, sebagian wilayah udara di Podlaskie, daerah perbatasan dengan Belarus di timur laut, ditutup bagi penerbangan sipil. Semua demi alasan keamanan. Situasinya memang masih tegang, dan mereka tak mau mengambil risiko.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar