Kalau ngomongin peluang usaha di tahun depan, ada satu ide yang bikin orang penasaran: Bisnis Makanan Gratis, atau BMG. Slogannya aja udah nyentrik, "Kamu Libur, Kami Tetap Gacor". Gimana enggak, kan?
Terus terang, klaim-klaim soal bisnis ini terdengar hampir terlalu bagus untuk jadi kenyataan. Tapi mari kita lihat apa yang ditawarkan.
Intinya, model bisnis ini diklaim punya segudang keunggulan yang jarang ditemui di usaha lain. Pertama, katanya bisnis ini "anti rugi". Lalu, keuntungan dijamin pasti. Produknya juga dijamin laris dan habis terjual setiap hari.
Yang lebih menarik lagi, soal konsumen. Pasar sudah tersedia, bahkan konsumennya disediakan. Artinya, kita enggak perlu pusing cari pembeli.
Mereka juga bilang, konsumen ini loyal banget. Nggak bakal pindah ke pesaing. Alasannya sederhana: karena pesaingnya nggak ada. Ya iyalah, siapa yang mau saingan nawarin barang gratis?
Konsumennya ada terus sepanjang tahun, tanpa libur. Menu apapun yang disajikan, pasti diterima dengan baik. Nggak ada yang komplain soal rasa atau harga, soalnya gratis.
Dari sisi administrasi, katanya lebih ringan. Tidak ada audit yang rumit. Imbasnya, risiko tersangkut delik korupsi pun bisa dihindari.
Kesimpulannya, bisnis ini dipromosikan sebagai usaha yang legal dan, sekali lagi, "gacor".
Memang terdengar seperti mimpi di siang bolong. Tapi, dalam iklim bisnis yang serba tak pasti, wajar jika banyak yang melirik model seperti ini. Tinggal pertanyaannya, siapa yang mau jadi penyedia makanannya, dan siapa yang jadi konsumennya? Itu cerita lain lagi.
Artikel Terkait
Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD Kenang Peran Kunci dalam Reformasi Konstitusi 1998
Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia untuk Pertama Kali, Kalah Dramatis dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal Indonesia Tumbang dari Iran di Final AFC Asian Cup Lewat Drama Adu Penalti
Panglima TNI Rotasi 99 Perwira, Mayjen Benyamin Ditunjuk Jadi Jampidmil