Rabu lalu, di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, suasana kelas terasa berbeda. Seorang guru dengan cermat mengoperasikan sebuah robot. Bukan sembarang robot, melainkan hasil kreasi siswa Sekolah Rakyat dari ekskul robotik dan coding mereka.
Di antara berbagai proyek yang dipamerkan, dua karya cukup mencuri perhatian. Yang pertama adalah robot yang terinspirasi dari karakter Wall-E. Lalu, ada juga sistem pengoperasian yang memanfaatkan sensor, salah satunya bisa difungsikan sebagai alarm peringatan anti maling. Karya-karya ini menunjukkan betapa kreatifnya para siswa meski dengan sumber daya yang mungkin terbatas.
Nah, Sekolah Rakyat sendiri bukan sekolah biasa. Ini adalah program nasional berupa boarding school gratis yang digagas pemerintah. Sasaran utamanya jelas: memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut pengamatan di lokasi, antusiasme siswa terpancar jelas. Mereka tak hanya belajar teori, tapi langsung terjun menciptakan teknologi sederhana yang aplikatif. Sungguh sebuah terobosan yang patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Gadis 6 Tahun WNI Tewas Tertabrak Mobil di Chinatown Singapura
PKL Makassar Cat Lapak Kuning, Pemkot Tegaskan Itu Tetap Pelanggaran
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Arab Saudi, Tekankan Pemberdayaan Perempuan Kunci Kemajuan Negara
Megawati Raih Doktor Honoris Causa dari Universitas Perempuan Terbesar di Dunia