Jakarta - Langkah mundur KH Ma'ruf Amin ternyata tak cuma satu. Setelah melepas jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI, tokoh ulama senior itu juga memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kabar ini pun langsung ramai diperbincangkan.
Informasi tersebut akhirnya dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar. Menurut Cak Imin sapaan akrabnya surat pengunduran diri itu sebenarnya sudah disampaikan Ma'ruf Amin sejak beberapa waktu lalu.
"Sudah lama. Benar beliau menyampaikan kepada Ketua Umum PKB akan uzlah: tidak lagi berkegiatan struktural baik di PKB maupun MUI,"
kata Cak Imin kepada para wartawan, Selasa (23/12/2025).
Namun begitu, Cak Imin menegaskan bahwa meski mundur dari struktur, KH Ma'ruf Amin diyakini masih akan bersedia membantu partai bila diperlukan. Soal siapa yang akan mengisi kekosongan posisi di Dewan Syuro nanti, Cak Imin memilih untuk tak ambil pusing.
"Nanti diserahkan ke para kiai aja,"
ujarnya singkat, menyerahkan sepenuhnya pembahasan itu kepada para sesepuh di internal partai.
Keputusan ganda ini tentu menandai babak baru bagi kedua organisasi. Di satu sisi, MUI kehilangan ketua dewan pertimbangannya. Di sisi lain, PKB juga harus mencari figur baru untuk mengisi dewan syuro yang kosong. Semuanya terjadi hampir berbarengan, membuat suasana politik tanah air kembali menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Bayern Munich Hajar Hoffenheim 5-1, Luis Díaz Cetak Hattrick
Moodys Tegaskan Peringkat Baa2 Indonesia, Pemerhatan Soroti Ketahanan Ekonomi
Anggota DPR Soroti Rencana Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Perlu Kajian Teknis dan Perhatikan Beban APBN
KUHP dan KUHAP Baru Perkuat Perlindungan Hukum bagi Korban Perempuan dan Anak