Presiden Prabowo Subianto punya target ambisius. Ia ingin program makan bergizi gratis bisa dinikmati oleh 82,3 juta orang, tepatnya sebelum tahun 2026 berakhir. Sasaran utamanya jelas: anak-anak, para ibu, dan juga warga lanjut usia di seantero negeri.
“Insyallah sebelum akhir tahun 2026 ini kita akan sampai 82,3 juta yang berhak,” ujar Prabowo.
Pernyataan itu disampaikannya dalam acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU, yang disiarkan lewat kanal YouTube Sekretariat Negara, Minggu (8/2/2026).
Menariknya, capaian saat ini sudah cukup signifikan. Dalam kurun waktu yang terhitung singkat kurang dari satu setengah tahun program tersebut konon telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Bagi Prabowo, angka ini bukan sekadar statistik. Ia menegaskan ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengokohkan ketahanan pangan nasional.
Di sisi lain, pemerintah tak hanya fokus pada program makan gratis. Prabowo juga menyoroti soal distribusi pupuk yang katanya sudah lebih terjamin untuk petani. Belum lagi klaim swasembada beras yang dicapai sejak akhir 2025 lalu.
Ke depan, tekadnya adalah menekan harga pangan dan mewujudkan kemandirian pangan secara menyeluruh. Semua itu, kata dia, akan diupayakan dalam beberapa tahun mendatang.
Artikel Terkait
Bapanas Perluas Pengawasan Satgas Saber Pangan ke Mutu dan Keamanan Jelang Ramadan
Gubernur DKI Ancam Bebastugas Oknum Terlibat Pungli di Kota Tua
Erick Thohir Apresiasi Runner-up Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026
Surplus Dagang Besi-Baja Indonesia Capai USD18,44 Miliar di 2025