Bakamla Gelar Donor Darah, 107 Kantong Terkumpul di HUT ke-20
Suasana di Markas Besar Bakamla RI di Jakarta Pusat, Senin (22/12) lalu, tampak berbeda. Bukan sekadar rutinitas harian, tapi ada semacam semangat gotong royong yang terasa. Rupanya, itu adalah hari pelaksanaan donor darah tahunan mereka, yang kali ini punya makna khusus: menyambut ulang tahun ke-20 lembaga tersebut.
Acara itu diikuti oleh personel dari berbagai satuan. Yang menarik, pimpinan puncaknya pun turun langsung. Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., sang Kepala Bakamla RI, tak segan menggelar lengan baju dan ikut menyumbangkan darahnya.
Kehadiran beliau di kursi donor bukan sekadar formalitas. Menurut sejumlah saksi, itu adalah bentuk dukungan nyata sekaligus memberi teladan. "Kalau pimpinan saja turun tangan, kita sebagai anak buah tentu makin termotivasi," kira-kira begitu komentar salah seorang staf yang hadir.
Dari target 150 pendonor, terkumpullah 107 kantong darah. Memang tidak mencapai angka yang diharapkan, tapi itu hal yang wajar. Beberapa calon pendonor ternyata tidak lolos pemeriksaan kesehatan ketat yang dilakukan tim medis di tempat. Bagaimanapun, setiap tetes darah yang lolos sangat berharga.
Ini sudah jadi agenda rutin tahun kelima bagi Bakamla. Namun di sisi lain, momentum HUT ke-20 memberi warna tersendiri. Aksi ini bukan cuma soal memenuhi target, tapi lebih sebagai wujud kepedulian sosial yang konkret. Di tengah seringnya laporan soal stok darah nasional yang menipis, sumbangan seperti ini jelas sangat berarti.
Yang bikin acara makin meriah adalah keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI. Mereka tak mau ketinggalan. Partisipasi para anggota keluarga ini menunjukkan kalau semangat berbagi itu menyebar ke seluruh elemen, bukan cuma di kalangan personel aktif. Kebersamaan keluarga besar Bakamla benar-benar terasa.
Harapannya jelas. Selain sebagai kado ulang tahun yang bermakna, 107 kantong darah itu diharapkan bisa sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan. Pada akhirnya, nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas seperti inilah yang menjadi pondasi utama, sejalan dengan semangat dua dekade pengabdian Bakamla RI untuk negeri.
"Ys"
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Perampokan Sadis di Boyolali: Utang Judi Online
KPK Tetapkan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Baru Kasus Gratifikasi Rp2,5 Miliar
Pandji Selesaikan Pemeriksaan Kasus Dugaan Penistaan Agama di Polda Metro Jaya
Islah Bahrawi Tolak Wacana Polri Dibawah Kementerian, Desak Tetap di Bawah Presiden