LAMPUNG GEH – Liburan sekolah ternyata tak menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandar Lampung. Di salah satu SD kota ini, paket-paket makanan tetap dibagikan meski para siswa sudah mulai menikmati masa istirahat setelah pembagian rapor.
Pembagian rapor semester ganjil berlangsung Jumat lalu, 19 Desember 2025. Jadwalnya, libur berlangsung dari 22 Desember hingga 5 Januari 2026. Nah, di tengah masa libur itu, program MBG justru tetap jalan. Bedanya, sistemnya paket mingguan.
Menurut salah seorang wali murid, Nila, mekanismenya cukup sederhana.
“Pembagiannya setiap hari Senin, jadi orang tua atau siswa dateng ke sekolah jadwalnya biasanya jam 9 pagi buat mengambil paket MBG untuk satu minggu,” jelasnya, Senin (23/12).
SD tersebut rupanya sudah mulai membagikan paket sejak 15 Desember. Lalu dilanjutkan lagi tanggal 22, dan rencananya berlanjut pada 29 Desember nanti.
Isi paketnya sendiri bervariasi tiap minggu. Nila menilai, paket untuk minggu kedua ini terbilang cukup lengkap.
“Di minggu kedua ini isinya ada tujuh paket susu Ultra Milk sekali minum, buah tiga macam apel, jeruk, dan pir masing-masing satu buah dua wafer, roti tawar, satu kotak keju Prochiz, dan dua slice daging beef,” ujarnya.
Kalau dibanding minggu pertama, jumlah item memang lebih banyak. Tapi ada kompensasinya. Di minggu awal, siswa dapat susu kemasan dengan ukuran yang lebih besar. “Kalau minggu ini lumayan banyak isinya. Minggu pertama memang lebih sedikit, tapi dapat susu kotak yang lebih besar,” tambah Nila.
Ia mengaku lega program ini tak terputus saat libur. “Alhamdulillah senang banget, masih dapat MBG waktu libur, dan isinya juga memang yang disukai sama anak-anak,” ungkapnya.
Kebijakan ini sejalan dengan kepastian dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyatakan MBG tetap berjalan selama libur sekolah. Program andalan Presiden Prabowo Subianto itu dijamin didistribusikan enam hari per pekan, libur atau tidak.
Namun begitu, di tingkat provinsi, informasi detailnya masih simpang siur. Satgas MBG Provinsi Lampung memang sudah dikonfirmasi soal mekanisme pembagian selama liburan ini. Sayangnya, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan atau penjelasan resmi yang keluar dari mereka.
Jadi, untuk sementara, yang jelas adalah paket-paket bergizi itu masih sampai ke tangan siswa. Meski mereka sedang libur, dan meski mekanisme resminya masih belum sepenuhnya jelas.
Artikel Terkait
Keluarga Korban Tolak Damai, Tuntut Keadilan untuk Kucing yang Ditendang hingga Tewas di Blora
Polisi Ungkap Motif Perampokan Sadis di Boyolali: Utang Judi Online
KPK Tetapkan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Baru Kasus Gratifikasi Rp2,5 Miliar
Pandji Selesaikan Pemeriksaan Kasus Dugaan Penistaan Agama di Polda Metro Jaya