“Biasanya bisa beli online. Sekarang? Harus datang langsung ke loket. Berdesak-desakan, panas, tapi ya syukurlah akhirnya dapat juga, meski nunggunya lama banget,” ceritanya.
Nasib serupa dialami Rexa, seorang guru TK yang ingin pulang ke Morotai. Ia sudah datang sejak subuh, namun harus bertahan antre hampir empat jam untuk sekadar mendapatkan tiket.
“Harganya sih biasa saja, tidak naik. Tapi antreannya ini lho, bikin pusing. Katanya tadi ada yang sampai pingsan karena kelelahan dan kepanasan,” tutur Rexa.
Ia pun berharap ada perbaikan untuk masa depan.
“Sistemnya harus diperbaiki. Antrean panjang begini kan merugikan banyak orang,” tegasnya.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Perdana Indonesia di MotoGP
Sunderland Kalahkan Newcastle 2-1 dalam Derby Timur Laut yang Sengit
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pos Pengamanan Mudik 2026 di Medan
IM57+ Kritik Keras Pengalihan Status Tahanan Yaqut ke Rumah