Kegelapan malam di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Semarang, pecah oleh surau besi dan kaca. Sutiadi, 67 tahun, adalah salah satu yang selamat dari insiden mengerikan itu. Ia masih terjaga saat bus PO Cahaya Trans meluncur dengan kecepatan yang menurutnya terlalu tinggi.
Menurut penuturannya, laju kendaraan sama sekali tak berkurang. Padahal, kontur jalan di depannya jelas-jelas menurun dan berbelok. "Bahkan saat mau masuk tikungan, nggak ada tanda-tanda mau pelan," ujarnya. Hanya ada hentakan keras, tabrakan, dan kemudian tubuhnya terlempar keluar dari bangku.
Beruntung, kesadarannya tidak hilang. Meski begitu, wajah dan kakinya penuh dengan luka-luka akibat pecahan kaca dan benturan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mulai Kunjungan Negara ke Jepang, Temui Kaisar dan PM
Antrean Panjang dan Stok Habis, Warga Bone Kesulitan Dapat BBM Subsidi
KPK Siapkan Empat Program Kampanye Antikorupsi Hingga 2026
Kepatuhan LHKPN Capai 87,83%, Legislatif Tertinggal Jauh di 55,14%