Di balik jeruji, sang anak bertanya, kebingungan. "Ayah, kenapa kita bisa sampai di sini? Padahal dulu posisi kita begitu tinggi."
Jawaban sang ayah, seperti dikutip Menteri, sungguh membuat merinding. "Bisa jadi, nak, ini adalah doa dari orang yang kita zalimi. Sebuah doa yang ia panjatkan di kegelapan malam, lalu Allah mengabulkannya."
Nah, di sinilah poin pentingnya. Khutbah Jumat itu jelas bukan sekadar wejangan agama biasa. Ini adalah pesan kenegaraan yang kuat, sebuah seruan untuk keadilan yang justru disampaikan dari tempat yang paling sakral oleh orang yang punya otoritas langsung. Sebuah momen yang langka dan penuh makna.
[Video khutbah lengkap Menteri Kehakiman Suriah tersedia untuk disimak.]
Artikel Terkait
Emil Audero Resmi Gabung Latihan, Timnas Indonesia Siapkan FIFA Series 2026
Pembelajaran Daring untuk Hemat Energi Dikritik, Legislator Ingatkan Risiko Learning Loss
Tabrakan Beruntun Empat Mobil Perparah Kemacetan Arus Balik di Tol Cipali
Anggota DPR: Geliat Ekonomi Mudik Lebaran Capai Ratusan Triliun Rupiah