Di balik jeruji, sang anak bertanya, kebingungan. "Ayah, kenapa kita bisa sampai di sini? Padahal dulu posisi kita begitu tinggi."
Jawaban sang ayah, seperti dikutip Menteri, sungguh membuat merinding. "Bisa jadi, nak, ini adalah doa dari orang yang kita zalimi. Sebuah doa yang ia panjatkan di kegelapan malam, lalu Allah mengabulkannya."
Nah, di sinilah poin pentingnya. Khutbah Jumat itu jelas bukan sekadar wejangan agama biasa. Ini adalah pesan kenegaraan yang kuat, sebuah seruan untuk keadilan yang justru disampaikan dari tempat yang paling sakral oleh orang yang punya otoritas langsung. Sebuah momen yang langka dan penuh makna.
[Video khutbah lengkap Menteri Kehakiman Suriah tersedia untuk disimak.]
Artikel Terkait
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar
KPK Bergerak Lagi, OTT Sasar Pejabat Bea Cukai