Suasana di posko pengungsian SD 05 Kayu Pasak, Palembayan, Agam, tiba-tiba ramai. Presiden Prabowo Subianto datang, diiringi sejumlah stafnya. Di antara mereka, sosok Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya tampak turun langsung, menyapa warga yang terdampak banjir bandang.
Nah, di tengah kunjungan itu, ada satu adegan yang bikin orang tersenyum. Teddy tanpa sungkan duduk lesehan di lantai, ngobrol santai dengan beberapa ibu-ibu pengungsi. Rasanya seperti obrolan antar tetangga, bukan acara protokoler.
Para emak-emak itu pun curhat. Mereka cerita soal kondisi, juga kebutuhan yang mendesak. Letkol Teddy mendengarkan dengan serius. Tangannya tak berhenti mencatat di buku kecil, menyimpan setiap keluhan dan harapan yang dilontarkan.
Momen pertemuan itu ditutup dengan sesuatu yang hangat. Beberapa ibu merangkul Teddy. Rupanya, obrolan singkat tadi sudah cukup untuk menitipkan sepercik kepercayaan, harapan bahwa suara mereka didengar.
Sementara itu, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri berbincang dengan para pengungsi. Ia menegaskan, proses pemulihan akan dipercepat. "Kami akan segera membangun hunian sementara setelah banjir bandang ini," ujarnya.
Tak cuma bicara, Prabowo tampak ingin merasakan langsung suasana posko. Sebelum pergi, ia mampir ke dapur umum. Di sana, ia menyantap sepiring nasi goreng yang dimasak secara gotong royong. Sebuah gambaran sederhana, tapi punya makna tersendiri di tengah situasi yang masih sulit.
Artikel Terkait
PTDI Klaim Pesawat N-219 Solusi Tepat untuk Konektivitas Daerah Terpencil dan Kepulauan
Polda Kepri Bongkar Impor Ilegal Ratusan Pakaian dan Sepatu Bekas Asal Singapura, Tiga Tersangka Diamankan
BEM SI Tinjau Langsung Gudang Bulog, Stok Beras Nasional Capai Rekor 5,2 Juta Ton
Presiden Prabowo Terima Laporan Reformasi Polri, Instruksikan Perubahan Bertahap hingga 2029