Kuasa hukum PT SRM, Muhamad Fajri, sudah melaporkan kejadian ini ke Polda Kalbar. Ia menyampaikan kekecewaannya.
Di sisi lain, proses hukum mulai bergulir. Para WNA yang diduga terlibat kini sudah diamankan oleh Kantor Imigrasi Ketapang. Mereka menjalani pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keterlibatan dan motif di balik insiden yang mengkhawatirkan ini.
Saat ini, situasi di lokasi tambang sudah lebih kondusif. Namun, pertanyaan besar masih menggantung: apa sebenarnya yang memicu aksi penyerangan sekelompok orang asing terhadap petugas dan aparat di area terpencil itu?
Artikel Terkait
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions