Di sebuah ruang rumah sakit di Sydney, Selasa lalu, suasana haru menyelimuti pertemuan itu. Perdana Menteri Anthony Albanese datang khusus untuk menemui Ahmed al Ahmed, pria 43 tahun yang masih terbaring di Rumah Sakit St George. Kunjungan itu bukan sekadar formalitas belaka.
Ahmed terluka parah. Dia terkena dua peluru saat berusaha menghentikan teror di Pantai Bondi, Minggu sebelumnya. Aksi nekatnya menyergap dan merebut senjata salah satu penembak ternyata berhasil mencegah kekacauan yang lebih buruk. Banyak yang percaya, nyawa tak terhitung diselamatkan karena keberaniannya di detik-detik mencekam itu.
Albanese tampak terdiam sejenak di samping tempat tidur Ahmed. Lalu, dengan suara yang penuh apresiasi, dia menyampaikan kekagumannya. Tindakan tanpa pamrih Ahmed, menurutnya, adalah wujud semangat kepahlawanan yang sesungguhnya. Sebuah inspirasi.
Artikel Terkait
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika
John Sitorus Sindir Siti Nurbaya Usai Rumahnya Digeledah: Gabung Saja ke PSI
Brian Yuliarto Buka Kartu: Kampus dan Industri Harus Jalin Kolaborasi Nyata untuk Pacu Ekonomi