Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan satu hal: penanganan bencana harus kompak.
“Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit.
Dia menambahkan, kecepatan respons adalah kunci.
“Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Dari pembersihan bangunan hingga pendistribusian logistik, rangkaian kegiatan ini menunjukkan upaya terpadu. Sigit berharap, dengan segala langkah yang diambil, pemulihan Aceh Tamiang bisa berjalan lebih optimal dan wilayah yang luluh lantak ini segera bangkit kembali.
Artikel Terkait
PSM Makassar Terancam di Papan Tengah Klasemen Liga 1 2025/2026
Polisi Berlutut di Jalan, Redam Konflik Massa di Manggarai
Bayern Krisis Kiper, Remaja 16 Tahun Bersiap Jaga Gawang Lawan Atalanta
Keluarga Pemudik Terdampar di Bahu Tol Semarang-Solo Usai Salah Naik Bus