Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan satu hal: penanganan bencana harus kompak.
“Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit.
Dia menambahkan, kecepatan respons adalah kunci.
“Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Dari pembersihan bangunan hingga pendistribusian logistik, rangkaian kegiatan ini menunjukkan upaya terpadu. Sigit berharap, dengan segala langkah yang diambil, pemulihan Aceh Tamiang bisa berjalan lebih optimal dan wilayah yang luluh lantak ini segera bangkit kembali.
Artikel Terkait
Badai Kristin Hantam Portugal, Lima Nyawa Melayang dan Ribuan Rumah Gelap Gulita
Ibu di Jakarta Timur Datangi Pos Damkar, Minta Anaknya Dinasihati Petugas
Sorotan Publik: Kondisi Fisik Jokowi Diperbincangkan Usai Penampilan Terbaru
Karung Misterius di Pekarangan Cilacap Berisi Jasad Balita