Di Dermaga 16 Marina Ancol, suasana Kamis pagi itu cukup ramai. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tampak meninjau langsung tiga kapal yang sedang bersiap berlayar. Muatannya? Bukan penumpang biasa, melainkan puluhan ton bahan pokok untuk warga Kepulauan Seribu.
Menurut informasi, ada sekitar 15 ton sembako yang akan dikirim. Isinya beragam, mulai dari beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Pengiriman lewat laut ini memang jadi pilihan utama untuk menjangkau kepulauan tersebut.
Nah, kegiatan ini bukan tanpa tujuan. Rencananya, distribusi besar-besaran ini adalah upaya Pemprov DKI untuk menyambut perayaan Natal sekaligus Tahun Baru 2026 mendatang. Dengan stok yang memadai, diharapkan suasana hari raya bisa lebih tenang.
Pramono sendiri punya harapan yang jelas dari aksi kirim-kirim barang ini. Ia ingin harga sembako di Kepulauan Seribu stabil, tidak melonjak terutama di momen pergantian tahun.
"Pokoknya intinya, harapannya sampai dengan bulan Januari harganya terkontrol dengan baik," ujar Pramono.
Namun begitu, ia dan jajarannya tak hanya berpangku tangan. Sejumlah langkah antisipasi sudah disiapkan. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi penuh dengan Bupati Kepulauan Seribu.
Jadi, kalau nanti harga-harga di sana ternyata masih terus merangkak naik, Pemprov DKI siap mengirimkan lagi bantuan sembako tambahan. Tujuannya satu: menjaga daya beli masyarakat agar tetap terjaga.
Artikel Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 800 Meter, Warga Diminta Waspada Lahar Hujan
Pemerintah Buka Polling Publik untuk Pertama Kalinya, Masyarakat Tentukan Langsung Logo HUT ke-81 RI
Polisi Tangkap Pria di Gowa yang Diduga Tipu Kenalan dengan Modus Pinjam Uang Jaminan Motor Orang Lain
Mufli Hidayat Perpanjang Kontrak di PSM Makassar, Bantah Rumor Pindah ke PSS Sleman dan Persebaya